Duta GenRe Depok Roidah A’isyi Shofwah Melaju ke Grand Final ADUJAKNAS 2026
- account_circle Ayu Gumintang
- calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
- print Cetak

Duta GenRe Depok Roidah A’isyi Shofwah Melaju ke Grand Final ADUJAKNAS 2026 (Foto: IG Adujaknas 2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Inilahdepok.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kota Depok. Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Depok, Roidah A’isyi Shofwah, berhasil melaju ke tingkat nasional dan mengikuti Grand Final Ajang Duta dan Ajang Keterampilan Aksi Jenius Nasional (ADUJAKNAS) 2026 yang digelar di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Pada ajang tingkat nasional tersebut, Shofwah membawa inovasi bertajuk REKREASI (Remaja Keren Peduli Kesehatan Reproduksi).
Program ini berfokus pada edukasi kesehatan reproduksi sekaligus penguatan pemahaman mengenai kesetaraan gender di kalangan remaja.
Inovasi tersebut tidak hanya dikembangkan sebagai gagasan, tetapi diwujudkan melalui media edukasi berupa buku yang kemudian dimanfaatkan dalam kegiatan pembinaan remaja melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).
“Inovasinya, yaitu saya membuat buku tentang kesehatan reproduksi serta kesetaraan gender. Itu diterapkan untuk remaja melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R),” ujar Shofwah, Selasa (22/9/2026).
PIK-R Didorong Menjangkau Kelompok Rentan
Menurut Shofwah, keberadaan PIK-R tidak hanya diarahkan menjadi pusat informasi bagi remaja di lingkungan sekolah.
Lebih jauh, PIK-R didorong untuk aktif menjangkau kelompok remaja yang berada di berbagai lingkungan dengan karakteristik dan kebutuhan yang berbeda.
Karena itu, inovasi REKREASI diarahkan agar PIK-R dapat turun langsung memberikan edukasi kepada kelompok rentan, termasuk remaja di pesantren, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).
“Jadi kami memberdayakan PIK-R supaya mereka turun ke kelompok rentan, seperti pesantren, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), sampai ke Sekolah Luar Biasa (SLB),” jelasnya.
Pendekatan tersebut membuat edukasi kesehatan reproduksi tidak berhenti pada penyampaian informasi secara konvensional.
Remaja didorong untuk mendapatkan akses terhadap informasi yang relevan dengan kondisi dan lingkungan mereka.
Buku yang dikembangkan Shofwah menjadi salah satu instrumen untuk membantu menyampaikan materi mengenai kesehatan reproduksi dan kesetaraan gender dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh kalangan remaja.
Bukti Kreativitas Anak Muda Depok
Keberhasilan melaju ke tingkat nasional menjadi pengalaman penting bagi Shofwah sekaligus menunjukkan bahwa gagasan yang lahir dari lingkungan remaja Depok dapat dibawa ke panggung nasional.
Shofwah juga menyebut keterlibatan PIK-R SACERBA menjadi bagian penting dalam perjalanan inovasi tersebut.
Menurutnya, keberhasilan mencapai tingkat nasional tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga menjadi gambaran adanya ruang bagi generasi muda Depok untuk mengembangkan gagasan dan berkontribusi dalam isu pembangunan keluarga.
“Dengan bukti lolosnya saya sampai ke tingkat nasional bersama dengan PIK-R SACERBA, membuktikan bahwa Pemerintah Kota Depok juga turut membersamai langkah kami para pemuda,” katanya.
Membawa Nama Depok di Tingkat Nasional
Grand Final ADUJAKNAS 2026 menjadi momentum bagi Shofwah untuk memperkenalkan inovasi yang dikembangkan bersama lingkungan PIK-R di Kota Depok.
Isu kesehatan reproduksi dan kesetaraan gender menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda.
Edukasi yang tepat diharapkan dapat membantu remaja memahami perubahan yang mereka alami, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, serta memiliki pengetahuan yang memadai mengenai kesehatan reproduksi.
Di sisi lain, pendekatan berbasis PIK-R memungkinkan edukasi dilakukan melalui jaringan remaja itu sendiri.
Dengan demikian, remaja tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat mengambil peran sebagai penggerak edukasi di lingkungan masing-masing.
Model pemberdayaan tersebut menjadi salah satu aspek yang dibawa Shofwah dalam ajang ADUJAKNAS 2026.
Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat
Mengikuti kompetisi di tingkat nasional tentu menjadi tantangan tersendiri.
Shofwah berharap masyarakat Kota Depok dapat memberikan dukungan agar dirinya bersama tim mampu mengikuti seluruh rangkaian Grand Final ADUJAKNAS 2026 dengan baik.
Ia juga berharap kesempatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memberikan kontribusi terbaik sekaligus membawa nama Kota Depok di tingkat nasional.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar acara hari ini berjalan lancar serta kami bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Depok,” ungkapnya.
Perjalanan Roidah A’isyi Shofwah di ADUJAKNAS 2026 sekaligus memperlihatkan bagaimana kreativitas generasi muda dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja.
Melalui REKREASI, edukasi kesehatan reproduksi dan kesetaraan gender dikemas dalam pendekatan yang melibatkan PIK-R dan diarahkan menjangkau kelompok remaja yang lebih luas.
Kini, Shofwah membawa inovasi tersebut ke panggung nasional.
Bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga memperkenalkan gagasan anak muda Depok tentang pentingnya membangun generasi yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran terhadap kesehatan reproduksi sejak dini.***
- Penulis: Ayu Gumintang

Saat ini belum ada komentar