Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jelang Aksi FMSS di DPP Golkar, Tim Hukum Dewan Etik Layangkan Dumas ke Polda Metro Jaya

Jelang Aksi FMSS di DPP Golkar, Tim Hukum Dewan Etik Layangkan Dumas ke Polda Metro Jaya

  • account_circle towelspro
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

inilahdepok.id  – Tim Hukum Dewan Etik Partai Golkar yang diwakili Alif Mohammad Haerlambang, SH, melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Polda Metro Jaya terkait rencana aksi Forum Mahasiswa Sumatera Selatan (FMSS) Jakarta di depan Kantor DPP Partai Golkar, Kamis, 13 Agustus 2026.

Dumas tersebut dilayangkan setelah Tim Hukum Dewan Etik menilai rencana aksi yang telah dipublikasikan melalui media sosial berpotensi menimbulkan persoalan hukum, terutama apabila materi yang disampaikan mengandung tuduhan yang dianggap menyerang nama baik atau kehormatan Dewan Etik Partai Golkar.

Menurut Alif M. Haerlambang, pihaknya memandang rencana aksi tersebut tidak tepat karena persoalan yang disebut akan menjadi materi aksi berkaitan dengan perkara internal kader Partai Golkar yang, menurut pihak Dewan Etik, telah diselesaikan melalui mekanisme internal organisasi.

Persoalan Internal Disebut Telah Selesai

Alif menjelaskan bahwa persoalan yang dipersoalkan berkaitan dengan sejumlah kader Partai Golkar di Sumatera Selatan.

Menurut Tim Hukum Dewan Etik, perkara tersebut sebelumnya telah diproses melalui mekanisme Dewan Etik Partai Golkar. Para pihak yang bersengketa disebut telah mencapai kesepakatan tertulis dengan pihak yang menjadi perantara penyelesaian persoalan internal tersebut.

Kesepakatan tersebut, kata Alif, juga telah direalisasikan.

“Persoalan yang akan dijadikan bahan aksi merupakan persoalan internal kader yang sudah selesai. Para pihak yang bersengketa bersama pihak yang menjembatani proses penyelesaian di Dewan Etik Partai Golkar telah membuat kesepakatan tertulis dan kesepakatan tersebut sudah direalisasikan,” ujar Alif.

Ia juga menyebut para kader yang sebelumnya terlibat dalam persoalan tersebut telah menyampaikan permohonan maaf melalui video kepada Dewan Etik Partai Golkar.

Menurutnya, permohonan maaf tersebut berkaitan dengan tindakan sejumlah kader yang berdasarkan hasil persidangan Dewan Etik dinilai melakukan pelanggaran etik.

Khawatir Rencana Aksi Berujung Persoalan Hukum

Tim Hukum Dewan Etik menilai publikasi rencana aksi melalui media sosial berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap lembaga.

Karena itu, pihaknya meminta FMSS Jakarta mempertimbangkan kembali rencana aksi tersebut.

“Melalui Dumas ini kami menyampaikan kepada Forum Mahasiswa Sumsel Jakarta agar membatalkan rencana aksi tersebut karena kami menilai ada potensi dugaan tindakan pidana yang dapat mencemarkan nama baik lembaga dan menimbulkan fitnah,” kata Alif.

Namun, tudingan mengenai pencemaran nama baik dan fitnah tersebut merupakan penilaian dari pihak Tim Hukum Dewan Etik dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum dilakukan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.

Dumas Diserahkan kepada Polisi

Alif mengatakan laporan pengaduan masyarakat tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada kepolisian mengenai potensi persoalan hukum yang menurut pihaknya dapat muncul dari rencana aksi.

Jika nantinya ditemukan unsur pidana, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Metro Jaya untuk melakukan proses sesuai ketentuan hukum.

“Dumas yang kami layangkan tentu dapat ditindaklanjuti apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya potensi tindak pidana,” ujarnya.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Tim Hukum Dewan Etik memilih jalur hukum untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya persoalan yang lebih luas.

Golkar Punya Mekanisme Internal

Tim Hukum Dewan Etik menegaskan bahwa Partai Golkar memiliki mekanisme internal untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kader dan pelanggaran etik.

Menurut mereka, mekanisme tersebut seharusnya dihormati oleh seluruh pihak, termasuk pihak yang ingin menyampaikan kritik maupun aspirasi terhadap persoalan internal partai.

Pihak Dewan Etik menilai persoalan yang telah diproses melalui mekanisme internal semestinya tidak kembali digulirkan dengan narasi yang berpotensi menimbulkan konflik baru.

Pegang Prinsip PD2LT

Alif juga mengingatkan pentingnya menjaga harkat dan martabat Partai Golkar serta memegang prinsip prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PD2LT).

Menurutnya, prinsip tersebut merupakan bagian penting dari nilai yang harus dijunjung oleh setiap kader Partai Golkar.

Karena itu, pihaknya berharap seluruh pihak dapat menyelesaikan setiap perbedaan melalui mekanisme yang tersedia dan menghindari tindakan yang berpotensi memperkeruh persoalan.

Menunggu Sikap FMSS

Dengan telah disampaikannya Dumas kepada Polda Metro Jaya, Tim Hukum Dewan Etik kini meminta FMSS Jakarta mempertimbangkan kembali rencana aksi di depan Kantor DPP Partai Golkar.

Di sisi lain, hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap harus ditempatkan dalam koridor hukum yang berlaku.

Polemik tersebut kini berada pada dua ranah sekaligus, yakni kebebasan menyampaikan aspirasi dan upaya menjaga nama baik lembaga.

Tim Hukum Dewan Etik berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik terbuka dan dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum maupun dialog secara proporsional.

  • Penulis: towelspro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wacana Pemakzulan Gibran Memanas, Demokrat Buka Pintu Audiensi, PDIP Ingatkan Prioritas Bangsa

    Wacana Pemakzulan Gibran Memanas, Demokrat Buka Pintu Audiensi, PDIP Ingatkan Prioritas Bangsa

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id –  Peta politik nasional kembali diwarnai perdebatan setelah wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengemuka menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan mengenai persyaratan pendidikannya saat mengikuti Pilpres 2024. Perkembangan terbaru pada Minggu, 11 Oktober 2026, memperlihatkan beragam respons dari partai politik. Partai Demokrat menyatakan terbuka menerima aspirasi pihak penggugat, sementara PDI Perjuangan […]

  • Festival Olahraga Tradisional Depok 2026, Ratusan Pelajar Adu Ketangkasan di Stadion Mini Sukatani

    Festival Olahraga Tradisional Depok 2026, Ratusan Pelajar Adu Ketangkasan di Stadion Mini Sukatani

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) menggelar Festival Olahraga Tradisional Tahun 2026 di Stadion Mini Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (3/9/2026) pagi. Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari perwakilan 11 kecamatan di Kota Depok. Festival ini menjadi salah satu upaya Pemkot Depok untuk memperkenalkan […]

  • Wamen LH Sidak TPA Cipayung, Depok Dikejar Target Sampah Terkelola 100 Persen di 2029

    Wamen LH Sidak TPA Cipayung, Depok Dikejar Target Sampah Terkelola 100 Persen di 2029

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    inilahdepok.id — Gunungan sampah di TPA Cipayung yang sudah menampung sekitar 2,9 juta ton sampah kembali jadi sorotan, kali ini langsung dari Jakarta. Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono turun langsung meninjau TPA yang selama ini jadi tumpuan akhir sampah warga Depok, Selasa (11/8/2026), sekaligus menyampaikan sinyal keras: waktu Depok untuk […]

  • Politisi Depok Soroti Aksi Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Menurunkan Foto Wapres Gibran

    Politisi Depok Soroti Aksi Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Menurunkan Foto Wapres Gibran

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle towelspro
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rojab Asy’ari, yang menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari ruang kerjanya menuai sorotan publik. Salah satunya Politikus perempuan asal Depok, Novi Anggriani menyoroti aksi tersebut. Ia menilai menilai tindakan tersebut mencampuradukkan sentimen politik pribadi dengan legitimasi jabatan negara yang sah secara konstitusi. […]

  • Faisyal Hermawan: Maulid Nabi Momentum Menjadikan Rasulullah sebagai Teladan Kehidupan

    Faisyal Hermawan: Maulid Nabi Momentum Menjadikan Rasulullah sebagai Teladan Kehidupan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dinilai bukan sekadar momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Faisyal Hermawan, mengatakan kecintaan kepada Rasulullah semestinya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, lantunan shalawat, maupun peringatan […]

  • Lapas Cibinong Makin Geger, 13 Rumah Dinas Tak Tercatat sebagai Aset Negara

    Lapas Cibinong Makin Geger, 13 Rumah Dinas Tak Tercatat sebagai Aset Negara

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Polemik fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, memasuki babak baru. Setelah Ombudsman RI menemukan sejumlah bangunan dengan fasilitas menyerupai hunian mewah, pemeriksaan internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kini mengungkap persoalan lain: 13 dari 16 rumah dinas di kawasan lapas belum tercatat dalam sistem aset negara. Temuan tersebut disampaikan […]

expand_less