Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Isu Dedi Mulyadi Bakal Pindah ke PSI Mencuat, Gerindra dan KDM Beri Jawaban Tegas

Isu Dedi Mulyadi Bakal Pindah ke PSI Mencuat, Gerindra dan KDM Beri Jawaban Tegas

  • account_circle Aditya Rahman
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

InilahDepok.id – Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan politik.

Kali ini, muncul isu yang menyebut Dedi Mulyadi atau KDM akan meninggalkan Partai Gerindra dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kabar tersebut ramai diperbincangkan menjelang semakin dekatnya dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Namun hingga kini, tidak ada pengumuman resmi mengenai perpindahan Dedi Mulyadi dari Gerindra ke PSI.

Justru, sejumlah pihak memberikan bantahan terhadap isu tersebut.

Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna mengaku ikut terkejut ketika isu tersebut beredar. Ia bahkan langsung menghubungi Dedi Mulyadi untuk memastikan kabar yang beredar.

Menurut Buky, Dedi mengaku heran dengan munculnya isu tersebut karena dirinya tidak mengetahui sumber kabar yang menyebut akan pindah ke PSI.

Gerindra Sebut KDM Masih di Partai

Buky menegaskan belum melihat adanya tanda-tanda Dedi Mulyadi akan meninggalkan Gerindra.

Menurutnya, posisi KDM di dalam partai masih jelas. Dedi merupakan kader Gerindra dan memiliki posisi sebagai salah satu anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra.

Karena itu, Gerindra Jawa Barat memilih tidak terburu-buru menanggapi rumor yang belum memiliki dasar yang jelas.

Buky menilai memberikan respons berlebihan terhadap kabar yang belum terkonfirmasi justru dapat membuat isu tersebut semakin ramai.

“Bagaimana kita bisa bereaksi terhadap rumor? Malah nanti bakal menimbulkan hal-hal yang hanya sekadar jadi makin ramai,” kata Buky.

Menurutnya, klarifikasi langsung kepada Dedi menjadi cara paling tepat untuk mengetahui kebenaran isu tersebut.

Dedi Mulyadi sendiri akhirnya memberikan pernyataan secara langsung.

Saat menghadiri Musda DPD Demokrat Jawa Barat di Bandung pada Senin (24/8/2026) malam, Dedi membantah kabar dirinya akan bergabung dengan PSI.

Dedi bahkan menyebut isu tersebut sebagai berita bohong atau hoaks.

Ia juga menegaskan bahwa sampai saat ini dirinya masih memiliki posisi penting di Partai Gerindra.

“Sampai hari ini saya adalah Wakil Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra,” tegas Dedi.

Dengan pernyataan tersebut, Dedi secara terbuka membantah spekulasi mengenai perpindahan dirinya ke partai yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep tersebut.

PSI Tidak Tutup Pintu, Tapi Belum Ada Kepastian

Di tengah bantahan Dedi dan Gerindra, muncul pernyataan menarik dari internal PSI.

Eks Ketua DPW PSI Jawa Barat yang kini menjadi salah satu pengurus DPP PSI, Marshall, mengatakan PSI merupakan partai yang terbuka bagi siapa saja, termasuk Dedi Mulyadi.

Namun, pernyataan tersebut bukan berarti PSI memastikan Dedi akan bergabung.

Marshall mengatakan kemungkinan tersebut masih menjadi sesuatu yang belum dapat dipastikan kepada publik.

Menurutnya, komunikasi antara PSI dengan Dedi memang terjalin dengan baik. Hal itu tidak terlepas dari dukungan PSI terhadap Dedi saat Pilgub Jawa Barat 2024.

Meski demikian, Marshall mengaku belum mengetahui adanya pembahasan resmi di internal PSI mengenai perekrutan Dedi Mulyadi.

Kondisi inilah yang kemudian membuat isu tersebut semakin menarik perhatian.

Gerindra mengatakan belum melihat tanda-tanda Dedi pindah. Dedi menyebut kabar tersebut hoaks. Sementara PSI menyatakan terbuka bagi siapa saja, tetapi belum mengonfirmasi adanya proses perekrutan KDM.

Mengapa Nama Dedi Dikaitkan dengan PSI?

Munculnya isu tersebut tidak bisa dilepaskan dari posisi Dedi Mulyadi sebagai salah satu tokoh politik dengan popularitas tinggi di Jawa Barat.

Aktivitas Dedi yang sering turun langsung ke masyarakat juga membuat namanya terus menjadi perhatian publik.

Belakangan, aktivitas Dedi di luar Jawa Barat, termasuk ketika mengunjungi wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur, ikut dikaitkan dengan spekulasi mengenai arah politiknya.

Namun Gerindra Jawa Barat menilai aktivitas tersebut merupakan karakter Dedi sebagai pemimpin yang memang senang turun langsung ke lapangan.

Buky mengatakan Dedi bukan tipe pemimpin yang hanya bekerja dari belakang meja. Menurutnya, kepedulian Dedi terhadap persoalan masyarakat menjadi alasan dirinya kerap turun langsung ke berbagai lokasi.

Dengan demikian, aktivitas Dedi di luar Jawa Barat tidak bisa begitu saja dianggap sebagai tanda sedang mencari kendaraan politik baru.

Terlepas dari bantahan yang sudah disampaikan, isu tersebut tetap menarik perhatian karena Dedi memiliki posisi strategis menjelang Pemilu 2029.

Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran, Muradi, menilai apabila isu tersebut benar-benar terjadi, Dedi harus menghitung secara matang konsekuensi politiknya.

Menurut Muradi, Dedi saat ini memiliki daya tawar politik yang tinggi. Sejumlah partai disebut memiliki kepentingan terhadap figur Dedi untuk menghadapi pertarungan politik nasional mendatang.

Karena itu, jika suatu saat Dedi benar-benar memutuskan meninggalkan Gerindra, keputusan tersebut harus mempertimbangkan kekuatan elektoral partai yang menjadi tujuan.

Namun, untuk saat ini, analisis tersebut masih sebatas kemungkinan. Belum ada keputusan resmi dari Dedi mengenai perpindahan partai.

Pemilu 2029 Mulai Jadi Perhatian

Isu Dedi Mulyadi pindah ke PSI menunjukkan bahwa dinamika politik menuju Pemilu 2029 mulai menarik perhatian meskipun pesta demokrasi tersebut masih cukup jauh.

Tokoh dengan popularitas tinggi seperti Dedi tentu berpotensi menjadi bagian dari kalkulasi berbagai partai politik.

Posisi Dedi sebagai Gubernur Jawa Barat juga membuat langkah politiknya memiliki pengaruh besar terhadap peta politik Jawa Barat maupun nasional.

Namun, masyarakat perlu membedakan antara rumor, analisis politik dan keputusan resmi.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Dedi yang menyebut dirinya akan meninggalkan Gerindra.

KDM Masih Bersama Gerindra

Dengan berbagai klarifikasi yang muncul, posisi Dedi Mulyadi saat ini masih berada di Partai Gerindra.

Gerindra Jawa Barat menyatakan belum melihat tanda-tanda KDM akan meninggalkan partai.

Dedi sendiri secara tegas menyebut isu kepindahannya ke PSI sebagai hoaks.

Sementara PSI menyatakan terbuka terhadap siapa pun yang ingin bergabung, tetapi belum mengonfirmasi adanya proses perekrutan Dedi.

Artinya, isu Dedi Mulyadi pindah ke PSI hingga kini belum menjadi kenyataan yang terkonfirmasi.

Namun, perkembangan politik menuju 2029 masih panjang. Apakah Dedi akan tetap bertahan di Gerindra atau suatu saat memilih kendaraan politik lain, tentu masih menjadi bagian dari dinamika politik yang akan menarik untuk diikuti.

Untuk saat ini, jawaban KDM sudah jelas: dirinya masih bersama Gerindra dan membantah isu bergabung dengan PSI.

  • Penulis: Aditya Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solidaritas Guru Depok untuk NTT, PGRI Galang Donasi Rp266 Juta

    Solidaritas Guru Depok untuk NTT, PGRI Galang Donasi Rp266 Juta

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Depok. Melalui penggalangan dana yang dilakukan di 11 cabang PGRI, organisasi guru tersebut berhasil menghimpun sumbangan sebesar Rp266.265.000 untuk membantu masyarakat terdampak bencana di NTT. Ketua PGRI Kota Depok Nisar Salim mengatakan, dana […]

  • Indonesia vs Malaysia Malam Ini, Duel Strategi John Herdman dan Ujian Garuda di GBK

    Indonesia vs Malaysia Malam Ini, Duel Strategi John Herdman dan Ujian Garuda di GBK

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok,id –  Perhatian sepak bola Asia Tenggara tertuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam. Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam pertandingan kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 19.30 WIB. Laga ini mempertemukan dua tim yang sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan. Indonesia menundukkan Singapura 2-0, […]

  • Madura United dan Persija Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Super League 2026/2027, Ini Posisi Lengkap 18 Tim

    Madura United dan Persija Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Super League 2026/2027, Ini Posisi Lengkap 18 Tim

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id –  Persaingan papan atas BRI Super League 2026/2027 semakin menarik setelah pertandingan pekan ketiga mulai bergulir. Madura United dan Persija Jakarta kini sama-sama mengoleksi 9 poin dari tiga pertandingan, tetapi Madura United masih berada di posisi pertama berkat keunggulan selisih gol. Madura United mengunci tiga kemenangan setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 pada […]

  • Pesta Pernikahan Anak Anggota DPRD Tutup Akses TPA Cipayung, Depok Heboh: Sampah Mau Lewat Mana?

    Pesta Pernikahan Anak Anggota DPRD Tutup Akses TPA Cipayung, Depok Heboh: Sampah Mau Lewat Mana?

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Pernikahan Shochi dan Andien, anak anggota DPRD Kota Depok Babai Suhaimi, menjadi perhatian publik setelah acara hajatan tersebut disebut berdampak pada akses jalan utama menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Penutupan sementara akses jalan menuju TPA Cipayung tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran masyarakat mengenai terganggunya aktivitas pengangkutan […]

  • Wacana Pemakzulan Gibran Memanas, Demokrat Buka Pintu Audiensi, PDIP Ingatkan Prioritas Bangsa

    Wacana Pemakzulan Gibran Memanas, Demokrat Buka Pintu Audiensi, PDIP Ingatkan Prioritas Bangsa

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id –  Peta politik nasional kembali diwarnai perdebatan setelah wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengemuka menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan mengenai persyaratan pendidikannya saat mengikuti Pilpres 2024. Perkembangan terbaru pada Minggu, 11 Oktober 2026, memperlihatkan beragam respons dari partai politik. Partai Demokrat menyatakan terbuka menerima aspirasi pihak penggugat, sementara PDI Perjuangan […]

  • I Hate Monday! Kenapa Hari Senin Bikin Malas dan 7 Cara Mengatasinya

    I Hate Monday! Kenapa Hari Senin Bikin Malas dan 7 Cara Mengatasinya

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Pernah merasa berat membuka mata ketika alarm berbunyi pada Senin pagi? Baru akhir pekan terasa menyenangkan, tiba-tiba Senin datang membawa pekerjaan, sekolah, kemacetan, rapat, target dan rutinitas yang kembali berulang. Tidak sedikit orang kemudian mengucapkan “I Hate Monday!” atau “Saya benci hari Senin”. Ungkapan tersebut sebenarnya tidak selalu berarti seseorang benar-benar membenci hari […]

expand_less