Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Anak Muda Merdeka, Indonesia Berdaya: Membangun Negeri Lewat Karya

Anak Muda Merdeka, Indonesia Berdaya: Membangun Negeri Lewat Karya

  • account_circle Ayu Gumintang
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Inilahdepok.id – Setiap kali bulan Agustus tiba, hati saya selalu kembali mengingat satu hal penting: kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah. Kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang, pengorbanan, air mata bahkan nyawa para pendahulu kita.

Hari ini kita dapat belajar dengan tenang, bekerja, berorganisasi, berusaha, berkarya dan menyampaikan gagasan karena ada generasi sebelum kita yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Tetapi pertanyaan pentingnya adalah, apa yang sudah kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan itu?

Pertanyaan tersebut menurut saya menjadi semakin penting ketika kita berbicara tentang generasi muda.

Kemerdekaan Harus Dilanjutkan dengan Karya

Generasi muda hari ini menghadapi medan perjuangan yang berbeda dengan para pejuang kemerdekaan.

Dulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata. Hari ini perjuangan dapat dilakukan melalui ilmu pengetahuan, pendidikan, teknologi, kreativitas, kewirausahaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu saya percaya bahwa anak muda yang berkarya sesungguhnya sedang meneruskan perjuangan para pahlawan dengan cara yang sesuai dengan zamannya.

Seorang mahasiswa yang menghasilkan penelitian, seorang pelajar yang berprestasi, seorang pengusaha muda yang membuka lapangan pekerjaan, seorang seniman yang memperkenalkan budaya Indonesia, hingga seorang anak muda yang aktif membantu masyarakat, semuanya sedang mengambil bagian dalam membangun negeri.

Kita tidak harus menunggu menjadi orang besar untuk memberikan sesuatu kepada Indonesia.

Mulailah dari apa yang kita bisa.

Jangan Hanya Menjadi Penonton

Perkembangan teknologi telah memberikan peluang yang luar biasa bagi generasi muda.

Hari ini seorang anak muda dari sebuah kota kecil dapat membuat karya yang dilihat jutaan orang. Seorang pelajar dapat belajar dari berbagai sumber di seluruh dunia. Seorang mahasiswa dapat membangun bisnis melalui teknologi digital.

Namun, ada tantangan yang harus kita jawab bersama.

Jangan sampai teknologi yang seharusnya menjadi alat untuk berkembang justru membuat generasi muda hanya menjadi penonton.

Kita terlalu mudah menghabiskan waktu untuk melihat karya orang lain, tetapi lupa membuat karya sendiri.

Menurut saya, sudah waktunya kita mengubah budaya scrolling menjadi creating.

Dari pengguna menjadi pencipta.

Dari penonton menjadi pelaku.

Dari pengikut menjadi orang yang mampu memberikan pengaruh positif.

Pendidikan dan Karakter Adalah Modal Utama

Saya juga meyakini bahwa pembangunan bangsa tidak cukup hanya dengan mengandalkan sumber daya alam.

Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang unggul.

Karena itu pendidikan harus menjadi perhatian utama. Anak muda harus memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan sesuai dengan perkembangan zaman.

Tetapi pendidikan juga tidak boleh hanya berbicara tentang kecerdasan akademik.

Kita membutuhkan generasi yang memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, kepedulian dan keberanian mengambil keputusan.

Bangsa yang besar membutuhkan manusia yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter.

Anak Muda Harus Berani Membuka Jalan

Saya berharap generasi muda Indonesia tidak hanya bercita cita untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan pekerjaan.

Kita memiliki begitu banyak potensi.

Pertanian, ekonomi kreatif, teknologi, industri digital, pariwisata, pendidikan, musik, seni, olahraga dan berbagai sektor lainnya membutuhkan kreativitas anak muda.

Jangan takut memulai dari kecil.

Sebuah usaha besar bisa dimulai dari sebuah kamar kecil.

Sebuah perusahaan besar bisa dimulai dari sebuah ide sederhana.

Sebuah perubahan besar bisa dimulai dari satu orang yang berani mengatakan, “Saya akan memulainya.”

Merdeka dari Hal yang Menghancurkan Masa Depan

Di sisi lain, saya juga ingin mengingatkan bahwa kemerdekaan harus diikuti dengan tanggung jawab.

Anak muda harus mampu menjaga dirinya dari berbagai ancaman yang dapat menghancurkan masa depan.

Narkoba, kekerasan, perjudian, perundungan dan berbagai bentuk perilaku negatif harus kita lawan bersama.

Jangan sampai kemerdekaan yang diperjuangkan dengan begitu mahal justru kita sia siakan karena generasi mudanya kehilangan arah.

Saya percaya masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin negeri ini, tetapi juga oleh bagaimana generasi mudanya mempersiapkan diri.

Merah Putih Harus Ada dalam Karya Kita

Ketika bendera Merah Putih berkibar pada bulan Agustus, saya berharap kita tidak hanya melihatnya sebagai simbol.

Merah Putih harus menjadi pengingat bahwa kita memiliki tanggung jawab terhadap bangsa ini.

Kita mungkin tidak hidup pada zaman para pejuang kemerdekaan.

Kita tidak mengalami langsung bagaimana sulitnya merebut kemerdekaan.

Tetapi kita hidup pada zaman ketika Indonesia membutuhkan generasi yang mampu mempertahankan dan mengembangkan hasil perjuangan tersebut.

Maka, mari kita isi kemerdekaan dengan karya.

Pelajar dengan prestasinya.

Mahasiswa dengan ilmunya.

Pengusaha dengan lapangan pekerjaannya.

Seniman dengan kreativitasnya.

Profesional dengan pengabdiannya.

Dan seluruh anak muda Indonesia dengan kontribusinya.

Karena saya percaya, kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan. Kemerdekaan adalah awal dari tanggung jawab kita untuk membangun Indonesia.

Para pahlawan telah memberikan kita sebuah bangsa.

Kini tugas kita adalah memberikan masa depan yang lebih baik kepada generasi setelah kita.

Anak muda merdeka, Indonesia berdaya.

Mari kita buktikan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan, tetapi juga dengan karya yang nyata bagi bangsa.***

  • Penulis: Ayu Gumintang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madura United dan Persija Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Super League 2026/2027, Ini Posisi Lengkap 18 Tim

    Madura United dan Persija Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Super League 2026/2027, Ini Posisi Lengkap 18 Tim

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id –  Persaingan papan atas BRI Super League 2026/2027 semakin menarik setelah pertandingan pekan ketiga mulai bergulir. Madura United dan Persija Jakarta kini sama-sama mengoleksi 9 poin dari tiga pertandingan, tetapi Madura United masih berada di posisi pertama berkat keunggulan selisih gol. Madura United mengunci tiga kemenangan setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 pada […]

  • I Hate Monday! Kenapa Hari Senin Bikin Malas dan 7 Cara Mengatasinya

    I Hate Monday! Kenapa Hari Senin Bikin Malas dan 7 Cara Mengatasinya

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Pernah merasa berat membuka mata ketika alarm berbunyi pada Senin pagi? Baru akhir pekan terasa menyenangkan, tiba-tiba Senin datang membawa pekerjaan, sekolah, kemacetan, rapat, target dan rutinitas yang kembali berulang. Tidak sedikit orang kemudian mengucapkan “I Hate Monday!” atau “Saya benci hari Senin”. Ungkapan tersebut sebenarnya tidak selalu berarti seseorang benar-benar membenci hari […]

  • Timnas Indonesia Bantai Bangladesh 9-2, Garuda Lolos Dramatis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

    Timnas Indonesia Bantai Bangladesh 9-2, Garuda Lolos Dramatis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menundukkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 dalam laga terakhir Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam. Kemenangan tersebut tidak hanya menghadirkan pesta gol bagi skuad Garuda, tetapi juga berlangsung dramatis. Indonesia membutuhkan kemenangan dengan margin besar […]

  • NU dan Negara – NU Mengabdi dan Selalu Bersama Negara

    NU dan Negara – NU Mengabdi dan Selalu Bersama Negara

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle towelspro
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Ilyas Indra, S.HI., M.H., M.M. (Ketua Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama– PERGUNU)   “Adapun persatuan, sesungguhnya merupakan rahmat, sedangkan perpecahan merupakan azab. Bahwa menjaga ikatan berorganisasi, termasuk bernegara, haruslah dengan ikatan cinta kasih sayang, menyayangi, rukun, bersatu, dan dengan ikatan jiwa raga. – Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, – Qanun Asasi Nahdlatul […]

  • Jelang Aksi FMSS di DPP Golkar, Tim Hukum Dewan Etik Layangkan Dumas ke Polda Metro Jaya

    Jelang Aksi FMSS di DPP Golkar, Tim Hukum Dewan Etik Layangkan Dumas ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle towelspro
    • 0Komentar

    inilahdepok.id  – Tim Hukum Dewan Etik Partai Golkar yang diwakili Alif Mohammad Haerlambang, SH, melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Polda Metro Jaya terkait rencana aksi Forum Mahasiswa Sumatera Selatan (FMSS) Jakarta di depan Kantor DPP Partai Golkar, Kamis, 13 Agustus 2026. Dumas tersebut dilayangkan setelah Tim Hukum Dewan Etik menilai rencana aksi yang telah […]

  • Pemkot Depok Dorong UMKM Naik Kelas, Fokus pada Produktivitas, Pembiayaan dan Akses Pasar

    Pemkot Depok Dorong UMKM Naik Kelas, Fokus pada Produktivitas, Pembiayaan dan Akses Pasar

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperkuat strategi pengembangan usaha mikro dan kecil dengan mendorong pelaku UMKM meningkatkan produktivitas, memperluas akses pembiayaan, sekaligus menembus pasar yang semakin kompetitif. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Ekonomi Mikro Kota Depok Tahun 2026 yang digelar Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok di Aula […]

expand_less