Solidaritas Guru Depok untuk NTT, PGRI Galang Donasi Rp266 Juta
- account_circle Aditya Rahman
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- print Cetak

Solidaritas Guru Depok untuk NTT, PGRI Galang Donasi Rp266 Juta (Foto: Diskominfo Depok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Inilahdepok.id – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Depok.
Melalui penggalangan dana yang dilakukan di 11 cabang PGRI, organisasi guru tersebut berhasil menghimpun sumbangan sebesar Rp266.265.000 untuk membantu masyarakat terdampak bencana di NTT.
Ketua PGRI Kota Depok Nisar Salim mengatakan, dana tersebut merupakan hasil partisipasi dan kepedulian anggota PGRI di berbagai wilayah Kota Depok.
Menurut Nisar, gerakan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tidak hanya tumbuh dalam lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan para guru sebagai anggota masyarakat.
“Ini sebetulnya kita sampaikan buat seluruh anggota PGRI yang ada di Kota Depok. Alhamdulillah mereka punya empati yang luar biasa terhadap musibah yang terjadi di Nusa Tenggara Timur,” ujar Nisar, Jumat (18/9/2026).
Hampir 3.000 Anggota PGRI Terlibat
Nisar menyebutkan, PGRI Kota Depok saat ini memiliki hampir 3.000 anggota. Jumlah tersebut menjadi salah satu kekuatan organisasi dalam menggerakkan kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Penggalangan donasi dilakukan melalui 11 cabang PGRI yang tersebar di Kota Depok.
Dana yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PGRI Provinsi Jawa Barat untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT.
Penyerahan secara simbolis dilakukan pada 15 September 2026 dalam kegiatan rapat koordinasi pengurus PGRI kabupaten/kota bersama PGRI Jawa Barat di Bandung.
Nisar menilai partisipasi anggota dalam aksi kemanusiaan tersebut menunjukkan kuatnya rasa empati para guru terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Bagi PGRI Kota Depok, kegiatan sosial semacam itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas, bukan hanya di antara anggota organisasi, tetapi juga dengan masyarakat luas.
Sebelumnya Bantu Korban Bencana di Aceh dan Sumatera
Kepedulian PGRI Kota Depok terhadap masyarakat terdampak bencana bukan kali pertama dilakukan.
Nisar mengatakan, sebelumnya anggota PGRI Kota Depok juga aktif memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera.
“Untuk tahun ini, sementara Kota Depok di Provinsi Jawa Barat tertinggi pemberian sumbangannya, Rp266 juta. Kalau kemarin untuk Aceh dan Sumatera, kita juga aktif memberikan bantuan kepada mereka yang ada di sana,” jelasnya.
Pernyataan mengenai posisi sumbangan tersebut disampaikan Nisar berdasarkan penggalangan bantuan PGRI di tingkat Jawa Barat.
Guru Tak Hanya Mengajar, tetapi Juga Peduli
Menurut Nisar, aksi penggalangan dana tersebut memperlihatkan bahwa profesi guru memiliki ruang pengabdian yang lebih luas dari sekadar menjalankan aktivitas pendidikan di sekolah.
Ketika masyarakat di daerah lain menghadapi bencana, para guru juga dapat mengambil bagian melalui aksi solidaritas dan bantuan kemanusiaan.
“Donasi itu pertanda guru memiliki empati yang tinggi terhadap derita saudara sebangsa,” kata Nisar dalam kesempatan lain terkait penggalangan bantuan tersebut.
Ia berharap semangat berbagi tersebut terus dipertahankan di lingkungan PGRI Kota Depok.
Menurutnya, solidaritas yang dibangun melalui kegiatan sosial dapat memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan sebesar Rp266.265.000 itu pun menjadi gambaran bagaimana kepedulian dapat dihimpun dari kontribusi banyak orang.
Dari lingkungan pendidikan di Kota Depok, solidaritas tersebut kemudian diarahkan untuk membantu warga yang sedang menghadapi dampak bencana di NTT.***
- Penulis: Aditya Rahman

Saat ini belum ada komentar