Mohammad Idris mengatakan disusun RPJP daerah Kota Depok memiliki peluang dan keunggulan komparatif. Di mana letaknya strategis, berbatasan langsung dengan Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dan kawasan aglomerasi Bodetabekjur.
Sisi lain kata Idris, Kota Depok juga menghadapi berbagai tantangan seperti transportasi dan konektivitas wilayah, penanganan sampah dan banjir, pengelolaan lingkungan hidup, serta kebutuhan akses layanan kesehatan, pendidikan, dan pemukiman yang meningkat.
“Kondisi ini membutuhkan kebijakan dan program yang menunjang produktivitas, kemajuan, dan daya saing Kota Depok,” ungkap Idris.
Adapun misi RPJPD Kota Depok tahun 2025-2045 sebagai berikut:
-Mewujudkan transformasi sosial yang inklusif, sehat, dan cerdas;
-Mewujudkan transformasi ekonomi yang kreatif, inovatif, dan bertumpu pada ekonomi hijau;
-Mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan yang melayani, berbasis digital, dan berkelas dunia;
-Mewujudkan kota yang aman dan tertib, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah;
-Mewujudkan ketahanan sosial budaya dan ekologi yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis ketahanan keluarga;
-Meningkatkan pembangunan wilayah yang merata dan berkeadilan;
-Mengembangkan sarana dan prasarana pelayanan dasar yang berkualitas dan ramah lingkungan;
-Mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.