Inilahdepok.id – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengimbau penyaluran daging kurban tanpa kantong plastik.
Namun imbauan orang nomor satu di Kota Depok itu tidak dipatuhi warga kota tersebut.
Imbauan Wali Kota Depok itu berdasarkan Surat Edaran (SE) tentang perayaan Idul Adha agar pembangian daging kurban tanpa kantong plastik.
Berbagai wilayah di Kota Depok daging hewan kurban dimasukan ke dalam kantong plastik oleh panitia kurban.
“Kami pakai plastik. Tapi warnanya tidak hitam,” ucap panitia hewan kurban di Cipayung Marno, Selasa (18/6).
Marno menuturkan panitia kurban menggunakan wadah kantong plastik untuk penyaluran daging karena tidak ingin ribet dan mendapatkan daun pisang agak sulit.
“Agak sulit. Kalau pakai daun pisang tanamannya berkurang,” ucap Marno.
Ahmad panitia kurban di Kecamatan Beji mengaku tempat daging kurban yang dibagikan warga menggunakan kantong plastik warna merah.
Ahmad menjelaskan menggunakan kantong plastik karena simpel dan lebih cepat dibagikan ke warga yang sudah menunggu sejak proses penyembelihan hewan kurban.
“Sudah kita kasih tahu. Tapi gimana ya. Biar simpel dan cepat aja. Kita pakai kantong plastik warna merah dah,” ungkap Ahmad.
Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengimbau untuk pembagian daging kurban saat momen Idul Adha 1445 H di Kota Depok dilarang menggunakan kantong plastik.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris bahkan telah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang larangan penggunaan plastik.






