Berita  

Korban Perundungan dan Terduga Pelaku Dapat Pendampingan Psikolog dari DP3AP2KB Depok

ilustrasi

Inilahdepok.id – Korban perundungan dapat pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok.

Tak hanya korban, DP3AP2KB Depok juga melakukan pendampingan spikologis terhadap terduga pelaku yang masih di bawah umur.

Korban perundungan merupakan siswi SD dan terduga pelaku masih duduk di bangku SMP yang kasusnya viral di media sosial.

“Kami akan melakukan pendampingan terhadap korban, pelaku (karena masih di bawah umur) dan keluarganya,” kata Kepala DP3AP2KB Nessi Annisa Handari, Rabu (5 /6).

Nessi mengatakan untuk korban perundungan diberikan pendampingan trauma psikologis dan perlindungan secara utuh.

“Kami beri pendampingan trauma psikologis ke korban. Anak ini harus mendapatkan perlindungan secara utuh baik fisik dan psikologisnya,”

Baca Juga :  Cuaca Kota Depok Hari Ini, Sabtu 12 April 2025: Siap-siap Payung Sore Nanti!

“Termasuk ke terduga pelaku yang masih anak-anak kita dampingi. Masa depan mereka masih panjang harus dilakukan pendampingan. Masa depan mereka harus bisa dijaga supaya menjadi anak-anak yang memiliki karakter yang baik,” ungkapnya.

Nessi mengatakan sebelum melakukan pendampingan melalui tim UPT PPA DP3AP2KB penelusuran dan langkah-langkah taktis dalam penanganan dan perlindungan anak di dalam kasus ini.

“Kemarin tanggal 4 Juni, tim UPT PPA DP3AP2KB Depok sudah berkoordinasi dengan Kanit PPA Polres. Karena korban sudah melaporkan terkait hal ini ke pihak Polres Metro Depok,” tutur Nessi.

Nessi melanjutkan tim DP3AP2KB juga segera menghubungi pihak keluarga korban untuk dijadwalkan bertemu.

Baca Juga :  Jalan Jembatan Kali Licin - Pitara Hingga Jembatan Serong Depok Diperlebar, Jalanan Ditutup Sementara

“Hari ini kami tindaklanjuti dengan menghubungi pihak keluarga korban. Kami sudah berkoordinasi dengan kakak korban. Insya Allah hari juga dijadwalkan bertemu,” kata Nessi.

Terkait kasus ini sambung Nessi pihak DP3AP2KB akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok terkait anak yang masih di bawah umur yang sedang berhadapan dengan hukum.

“Dari DP3AP2KB melakukan koordinasi ke dinas pendidikan terkait anak berhadapan dengan hukum bagi pelaku. Jangan sampai dikeluarkan dari sekolah. Ke depan akan direncanakan edukasi ke sekolah yang bersangkutan,” ulas Nessi.

Sebelumnya kasus perundungan korbannya ada SD viral di media sosial. Dalam video itu memperlihatkan korban dipukuli oleh terduga pelaku di area kebun.

Baca Juga :  Inilah Tema dan Filosofi Logo Hari Sumpah Pemuda 2024

Dari peristiwa itu pihak keluarga korban sudah melaporkan ke polisi dan dibenarkan Kanit PPA Polres Metro Depok, Ipda Nurhayati telah terjadi perundungan.

“Kejadiannya kemarin Senin 3 Juni 2024. Korbannya kelas 6 SD,” kata Nurhayati kepada wartawan, Selasa 4 Juni 2024.