Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Viral » Usai Dicopot Prabowo, Purbaya Malah Viral: Dari Telepon Mendadak hingga “Udah Siap Belum?”

Usai Dicopot Prabowo, Purbaya Malah Viral: Dari Telepon Mendadak hingga “Udah Siap Belum?”

  • account_circle Ari Arjuno
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Inilahdepok.id – Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa oleh Presiden Prabowo Subianto pada 14 September 2026 berlangsung cepat dan menjadi perhatian publik.

Belum lama setelah pencopotan itu, Purbaya justru muncul dengan unggahan singkat di media sosial yang kemudian viral.

Presiden Prabowo resmi memberhentikan Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan dan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai penggantinya.

Pergantian tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

Yang membuat perhatian publik semakin besar adalah momen sebelum keputusan tersebut diumumkan.

Pada Senin, 14 September 2026, Purbaya masih menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dengan menghadiri rapat kerja bersama Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Di tengah rapat, Purbaya menerima telepon dan kemudian meninggalkan ruang rapat. Beberapa jam berselang, kabar pergantian Menteri Keuangan diumumkan.

Rangkaian peristiwa tersebut membuat proses pergantian Purbaya dipersepsikan sebagian publik sebagai keputusan yang mendadak.

Namun, pemerintah tidak menyampaikan secara terbuka satu alasan spesifik yang menjadi dasar pemberhentian Purbaya.

Purbaya Tak Banyak Bicara, Malah Tulis “Udah Siap Belum?”

Alih-alih memberikan pernyataan panjang mengenai pergantian dirinya, Purbaya justru mengunggah konten di akun TikTok pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, Purbaya terlihat mengenakan batik dan celana hitam. Ia hanya menuliskan kalimat pendek:

“Udah siap belum? ”

Unggahan itu menggunakan lagu “Wasap Mamen” sebagai musik latar.

Tak membutuhkan waktu lama, unggahan tersebut menjadi viral. Detik mencatat, pada Selasa pagi, 15 September 2026, video tersebut telah ditonton lebih dari 4 juta kali dan mendapatkan lebih dari 20 ribu komentar.

Kalimat singkat tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi dari warganet mengenai apa yang akan dilakukan Purbaya setelah tidak lagi menjadi Menteri Keuangan.

Namun, Purbaya sendiri tidak menjelaskan secara terbuka maksud kalimat tersebut. Ketika seorang pengguna bertanya apakah dirinya akan memberikan kejutan, Purbaya hanya membalas singkat, “He he he.”

Dari Menkeu Kembali ke Dunia Profesional?

Pergantian jabatan tersebut juga memunculkan berbagai pemberitaan mengenai langkah Purbaya setelah meninggalkan pemerintahan.

Reuters melaporkan bahwa Purbaya mengaku kecewa dengan pencopotannya, tetapi juga mengatakan bahwa sebagian dirinya sudah memperkirakan kemungkinan tersebut.

Ia menyebut adanya perbedaan dengan sejumlah pejabat lain, meskipun menurutnya terdapat keselarasan dengan Presiden Prabowo dalam sejumlah kebijakan.

Purbaya sendiri hanya sekitar satu tahun menduduki kursi Menteri Keuangan. Ia dilantik pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Kini posisi tersebut kembali berganti. Suahasil Nazara, yang sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan, resmi menjadi Menteri Keuangan dan menjadi orang ketiga yang menduduki posisi tersebut pada pemerintahan Prabowo.

Mengapa Pencopotan Purbaya Dipersoalkan?

Pertanyaan mengenai alasan pergantian Purbaya menjadi salah satu isu yang ramai diperbincangkan setelah reshuffle.

Sejumlah laporan media menyoroti gaya kebijakan Purbaya yang berbeda dari pendekatan fiskal yang lebih konservatif.

Reuters melaporkan bahwa selama masa jabatannya, ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan tercepat dalam tiga tahun, tetapi pada saat yang sama defisit anggaran melebar dan terdapat tekanan terhadap kredibilitas kebijakan fiskal.

Di sisi lain, pemerintah memiliki kewenangan konstitusional untuk mengangkat dan memberhentikan menteri.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menyebut pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden.

Karena itu, menyebut pencopotan tersebut sebagai tindakan “tidak adil” merupakan sebuah penilaian, bukan fakta hukum yang telah ditetapkan.

Yang dapat dipastikan adalah pergantian tersebut terjadi ketika Purbaya masih menjalankan agenda sebagai Menteri Keuangan pada hari yang sama, kemudian keputusan resmi mengenai penggantinya diumumkan beberapa jam kemudian.

Setelah Dicopot, Purbaya Justru Semakin Menjadi Sorotan

Ironisnya, berakhirnya masa jabatan Purbaya sebagai Menteri Keuangan justru membuat namanya semakin ramai dibicarakan di ruang digital.

Unggahan sederhana berupa foto, musik dan kalimat “Udah siap belum?” berubah menjadi bahan pembicaraan luas.

Publik kemudian menunggu apakah Purbaya akan kembali ke dunia profesional, memberikan penjelasan lebih jauh mengenai pergantian dirinya, atau mengambil langkah lain.

Sementara itu, pemerintahan Prabowo kini memasuki fase baru di bidang fiskal bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Yang jelas, pergantian kursi Menteri Keuangan tidak hanya menjadi pergantian personalia di Kabinet Merah Putih.

Perubahan tersebut juga menjadi perhatian karena terjadi di tengah pembahasan mengenai arah kebijakan fiskal, pengelolaan anggaran negara, dan kepercayaan pasar terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.

Dan untuk Purbaya, satu kalimat pendeknya kini justru menjadi pertanyaan besar yang belum terjawab:

“Udah siap belum?***

  • Penulis: Ari Arjuno

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Baru di Beji Timur Dibangun Kolaborasi Warga dan Mahasiswa PNJ

    Jembatan Baru di Beji Timur Dibangun Kolaborasi Warga dan Mahasiswa PNJ

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Akses mobilitas masyarakat di wilayah Beji Timur, Kecamatan Beji, Kota Depok, kini semakin terbantu dengan hadirnya jembatan baru di Jalan Pembangunan RW 03. Jembatan tersebut dibangun melalui kolaborasi antara Kelurahan Beji Timur, masyarakat, dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Pembangunan ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah wilayah, perguruan tinggi, dan […]

  • 5 Menu Sarapan Simpel dan Sehat untuk Minggu Pagi Bersama Keluarga

    5 Menu Sarapan Simpel dan Sehat untuk Minggu Pagi Bersama Keluarga

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id –  Minggu pagi menjadi waktu yang tepat untuk menikmati sarapan bersama keluarga di rumah. Tidak perlu menu yang rumit atau menghabiskan banyak waktu di dapur. Dengan bahan sederhana, kita bisa menyajikan makanan yang lezat, bergizi, dan cocok dinikmati bersama. Selain lebih hemat, memasak sendiri juga membuat kita lebih mudah mengatur penggunaan gula, garam, minyak, […]

  • 18 Klub Siap Bertarung di Super League 2026/2027, Tiga Tim Promosi Bawa Wajah Baru

    18 Klub Siap Bertarung di Super League 2026/2027, Tiga Tim Promosi Bawa Wajah Baru

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim Super League 2026/2027 segera bergulir. Sebanyak 18 klub akan bersaing memperebutkan gelar juara, dengan komposisi 15 klub yang bertahan dari musim sebelumnya dan tiga tim promosi dari Championship. I.League telah mengonfirmasi keikutsertaan 18 klub dalam persiapan musim baru. Kompetisi dijadwalkan mulai 4 September 2026. Musim ini […]

  • Ketika Demokrasi Belum Mewakili Semua Golongan, Mengapa Utusan Golongan Perlu Dikaji Kembali?

    Ketika Demokrasi Belum Mewakili Semua Golongan, Mengapa Utusan Golongan Perlu Dikaji Kembali?

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    “Demokrasi konstitusional tidak boleh direduksi sekadar menjadi ajang perebutan kekuasaan elektoral lima tahunan. Kedaulatan rakyat yang sejati menghendaki agar setiap komponen bangsa, dari para petani di sawah, buruh di pabrik, ulama di pesantren, cendekiawan di perguruan tinggi, hingga masyarakat adat di pedalaman, memiliki ruang dan hak suara yang sah dalam merumuskan arah perjalanan Republik Indonesia.“ […]

  • 122 SPPG di Depok Kantongi Sertifikat Higiene, 13 Lainnya Terancam Disuspend

    122 SPPG di Depok Kantongi Sertifikat Higiene, 13 Lainnya Terancam Disuspend

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 21 Agustus 2026, Pemkot Depok telah melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) terhadap 199 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 122 SPPG resmi mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Data […]

  • Dugaan Pencabulan 10 Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Peran Tiga Orang Lain

    Dugaan Pencabulan 10 Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Peran Tiga Orang Lain

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Kasus dugaan pencabulan terhadap 10 santriwati di sebuah pondok pesantren di wilayah Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menjadi perhatian publik. Kepolisian masih mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rangkaian peristiwa yang dilaporkan. Polres Metro Bekasi Kota sebelumnya mengungkap bahwa seorang guru mengaji telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pencabulan tersebut. […]

expand_less