Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sepakbola » 18 Klub Siap Bertarung di Super League 2026/2027, Tiga Tim Promosi Bawa Wajah Baru

18 Klub Siap Bertarung di Super League 2026/2027, Tiga Tim Promosi Bawa Wajah Baru

  • account_circle Aditya Rahman
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

InilahDepok.id – Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim Super League 2026/2027 segera bergulir.

Sebanyak 18 klub akan bersaing memperebutkan gelar juara, dengan komposisi 15 klub yang bertahan dari musim sebelumnya dan tiga tim promosi dari Championship.

I.League telah mengonfirmasi keikutsertaan 18 klub dalam persiapan musim baru. Kompetisi dijadwalkan mulai 4 September 2026.

Musim ini juga menghadirkan perubahan menarik.

Dua klub tampil dengan identitas baru, yakni Malut United yang kini menggunakan nama Java United FC, serta Adhyaksa FC yang berubah menjadi Isen Mulang Kalteng FC setelah berpindah basis ke Palangka Raya.

Tiga Tim Promosi Siap Naik Kasta

Tiga klub yang memperoleh tiket ke Super League 2026/2027 adalah Garudayaksa FC, PSS Sleman dan Isen Mulang Kalteng FC.

Ketiganya akan menghadapi tantangan besar karena harus berhadapan dengan klub-klub yang sudah memiliki pengalaman di kasta tertinggi.

Garudayaksa FC menjadi salah satu tim yang menarik perhatian.

Klub ini akan menjalani musim pertamanya di kasta tertinggi dan bermarkas di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sementara PSS Sleman kembali ke Super League setelah sebelumnya harus turun kasta.

Kembalinya klub berjuluk Super Elang Jawa tersebut tentu menjadi kabar menarik bagi suporter sepak bola Yogyakarta.

Tim promosi ketiga adalah Isen Mulang Kalteng FC. Klub ini sebelumnya dikenal sebagai Adhyaksa FC dan kini membawa identitas baru setelah berpindah domisili ke Kalimantan Tengah.

Daftar Lengkap 18 Klub Super League 2026/2027

Berikut 18 klub yang akan berlaga pada musim 2026/2027:

Arema FC
Bali United FC
Bhayangkara Presisi Lampung FC
Borneo FC Samarinda
Dewa United Banten FC
Garudayaksa FC
Isen Mulang Kalteng FC
Java United FC
Madura United FC
Persebaya Surabaya
Persib Bandung
Persija Jakarta
Persijap Jepara
Persik Kediri
Persita Tangerang
PSIM Yogyakarta
PSM Makassar
PSS Sleman

Daftar tersebut juga tercantum dalam sejumlah laporan terkini mengenai komposisi Super League 2026/2027.

Persib Datang sebagai Juara Bertahan

Persaingan musim baru tentu tidak bisa dilepaskan dari Persib Bandung.

Maung Bandung akan memulai Super League 2026/2027 dengan status sebagai juara bertahan setelah sukses mengakhiri musim 2025/2026 di posisi teratas.

Namun, mempertahankan gelar tentu bukan pekerjaan mudah. Klub-klub seperti Borneo FC Samarinda, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Bali United, Dewa United dan sejumlah tim lainnya diprediksi kembali menjadi pesaing serius.

Dengan komposisi 18 klub, setiap pertandingan akan sangat menentukan perjalanan masing-masing tim.

Tiga Klub Harus Turun Kasta

Sementara tiga klub promosi masuk ke kasta tertinggi, tiga tim dari musim sebelumnya harus meninggalkan Super League.

Persis Solo, Semen Padang dan PSBS Biak menjadi tiga klub yang terdegradasi setelah menyelesaikan musim 2025/2026 di zona bawah klasemen.

Situasi tersebut membuat wajah Super League musim 2026/2027 mengalami perubahan.

Ada klub yang kembali setelah turun kasta, ada pendatang baru, dan ada pula klub yang hadir dengan nama baru.

Ada Dua Klub dengan Identitas Baru

Hal menarik lainnya adalah perubahan nama dua peserta.

Malut United FC kini menggunakan nama Java United FC dan akan bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

Sementara Adhyaksa FC berubah menjadi Isen Mulang Kalteng FC dan menggunakan Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, sebagai markas.

Perubahan tersebut berkaitan dengan perpindahan domisili kedua klub dan telah mendapat persetujuan dalam proses yang berlaku.

Perubahan ini tentu akan membuat kompetisi musim baru terasa berbeda.

Suporter bukan hanya akan melihat wajah baru dari tiga klub promosi, tetapi juga menyaksikan dua klub dengan identitas dan basis wilayah yang berbeda dibanding musim sebelumnya.

Peta Persaingan Semakin Menarik

Dengan hadirnya 18 klub, persaingan diperkirakan tidak hanya terjadi di papan atas.

Klub-klub akan berjuang dalam tiga kelompok kepentingan. Perebutan gelar juara menjadi target utama bagi tim papan atas, sementara klub lain akan berusaha mendapatkan posisi terbaik dan tiket menuju kompetisi antarklub Asia.

Di papan bawah, persaingan untuk menghindari degradasi juga dipastikan ketat.

Bagi klub promosi, mempertahankan posisi di kasta tertinggi menjadi tantangan pertama. Namun, bukan berarti mereka tidak memiliki peluang membuat kejutan.

Garudayaksa FC dan Isen Mulang Kalteng FC akan menjadi pendatang baru yang menarik untuk diperhatikan. Sementara PSS Sleman memiliki pengalaman bermain di level tertinggi sehingga diharapkan mampu beradaptasi lebih cepat.

Jawa Masih Mendominasi

Jika melihat daftar peserta, klub-klub dari Pulau Jawa masih mendominasi kompetisi.

Jawa Barat memiliki Persib Bandung dan Garudayaksa FC. Jakarta diwakili Persija, sementara Banten memiliki Dewa United dan Persita.

Jawa Tengah memiliki Persijap Jepara serta Java United, sedangkan Yogyakarta memiliki PSIM dan PSS Sleman.

Jawa Timur juga memiliki beberapa wakil, seperti Arema FC, Persebaya, Persik Kediri dan Madura United.

Di luar Jawa terdapat Bali United, Borneo FC Samarinda, PSM Makassar, Bhayangkara Presisi Lampung serta Isen Mulang Kalteng FC.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa Super League tetap menjadi kompetisi dengan sebaran klub yang cukup luas dari berbagai daerah Indonesia.

Musim Baru, Tantangan Baru

Super League 2026/2027 bukan sekadar menghadirkan tiga klub promosi.

Kompetisi ini juga menjadi panggung bagi klub-klub lama untuk membuktikan konsistensi, sementara klub promosi harus menunjukkan bahwa mereka layak bersaing dengan tim-tim terbaik Indonesia.

Persib akan berusaha mempertahankan mahkota juara. Borneo FC, Persija, Persebaya dan klub lainnya tentu ingin merebut posisi teratas.

Di sisi lain, tiga klub promosi akan membawa motivasi besar untuk menciptakan kejutan.

Dengan kompetisi yang dijadwalkan mulai 4 September 2026, perhatian pecinta sepak bola Indonesia kini mulai tertuju pada pertandingan pembuka dan bagaimana kekuatan masing-masing klub setelah melakukan persiapan serta perombakan skuad.

Satu hal yang pasti, 18 klub sudah siap bertarung dan musim Super League 2026/2027 berpotensi menghadirkan persaingan yang jauh lebih menarik.

Bukan hanya soal siapa yang menjadi juara, tetapi juga siapa yang mampu bertahan, siapa yang membuat kejutan, dan apakah tiga tim promosi mampu langsung memberikan perlawanan kepada klub-klub mapan.

  • Penulis: Aditya Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NasDem Depok Kampanyekan Budaya Olahraga

    NasDem Depok Kampanyekan Budaya Olahraga

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Supriyadi
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id — Ketua DPD Partai NasDem Kota Depok, H. Samsul Maarip mengajak masyarakat menjadikan olahraga bagian dari gaya hidup sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Samsul Maarip saat menghadiri Dialog Publik yang digagas oleh Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional pada Minggu, 27 September 2026. “Saya diundang dalam Dialog Publik yang […]

  • Syarat Pendidikan Gibran Digugat ke MK, KPU Buka Fakta Dokumen Penyetaraan

    Syarat Pendidikan Gibran Digugat ke MK, KPU Buka Fakta Dokumen Penyetaraan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Kabar mengenai keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perbincangan setelah perkara yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). Namun ada satu hal yang perlu diluruskan sejak awal: MK belum memutus bahwa ijazah Gibran tidak sah. Perkara yang saat ini diperiksa MK adalah Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) […]

  • Hari Kesaktian Pancasila 2026, Supian Suri: Pancasila Modal Bangsa untuk Terus Bertahan

    Hari Kesaktian Pancasila 2026, Supian Suri: Pancasila Modal Bangsa untuk Terus Bertahan

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id –  Wali Kota Depok Supian Suri menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kota Depok Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Apel Balai Kota Depok, Kamis (1/10/2026). Upacara tersebut diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, para pejabat, lurah, serta sejumlah perwakilan peserta lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Supian […]

  • Konflik Internal Berujung Laporan Polisi, Prof Anna Mariana Adukan Dua Kader Golkar ke Polda Metro

    Konflik Internal Berujung Laporan Polisi, Prof Anna Mariana Adukan Dua Kader Golkar ke Polda Metro

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id  – Konflik yang melibatkan sejumlah kader Partai Golkar kembali memasuki babak baru. Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, SH., MH., melalui kuasa hukumnya Edy Darmawanto, SH., melaporkan dua kader Partai Golkar asal Sumatera Selatan berinisial MA dan AW ke Polda Metro Jaya, Kamis (13/8/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan ancaman dan pencemaran nama baik. Kuasa […]

  • Bekas TPS Liar Limo Terindikasi Radioaktif, Ini yang Perlu Diketahui Warga Sekitar Kali Pesanggrahan

    Bekas TPS Liar Limo Terindikasi Radioaktif, Ini yang Perlu Diketahui Warga Sekitar Kali Pesanggrahan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    inilahdepok.id — Warga di sekitar Kampung Blok Kramat, RW 05 Kelurahan/Kecamatan Limo, punya alasan baru untuk was-was. Lahan bekas tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang sudah ditutup sejak 2024 itu ternyata masih menyisakan persoalan serius: indikasi radioaktif yang ditemukan tim investigasi Kementerian Lingkungan Hidup, di lokasi yang jaraknya tak jauh dari Kali Pesanggrahan. Kronologi Temuan […]

  • Polemik Pencalonan Gibran Memanas, Komisioner KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

    Polemik Pencalonan Gibran Memanas, Komisioner KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok –  Polemik mengenai persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali berkembang. Kali ini, sorotan mengarah kepada jajaran penyelenggara pemilu setelah muncul laporan terhadap seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Laporan tersebut menambah panjang perdebatan mengenai proses pencalonan Gibran dalam Pemilihan Presiden […]

expand_less