Berita  

Pengasuh Daycare di Pengasinan Siram Air Panas ke Balita, Pemkot Depok Lakukan Hal Ini

Pengasuh Daycare di Pengasinan Siram Air Panas ke Balita, Pemkot Depok Lakukan Hal Ini

Inilahdepok.id – Kasus kekerasan anak di tempat penitipan anak atau daycare di Kota Depok terjadi dua kali yakni daycare Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis dan terbaru di wilayah Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan Kota tersebut.

Kasus terbaru kekerasan anak di Depok terbaru terjadi di daycare Kiddy Space Cabang Pengasinan.

Korbannya seorang anak balita berumur satu tahun tiga bulan disiram air panas oleh pengasuhnya.

Dengan kasus tersebut. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mencatat ada 13 daycare yang berizin. Sedangkan masih banyak daycare yang tidak berizin.

“Sebanyak 13 daycare sudah keluar izin (ada izinnya),” sebut Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Depok Suhyana.

Suhyana mengatakan berdasarkan data Disdik Kota Depok ada 48 daycare yang telah mengajukan permohonan izin.

Baca Juga :  Polisi Telusuri Tiga Video Kasus Penganiayaan Balita di Penitipan Anak

“Baru 13 daycare. Sementara sisanya masih dalam proses finalisasi. Kami sudah dikoordinasikan dengan penilik wilayah masing-masing,” kata Suhyana.

Suhyana mengatakan daycare yang menjadi tempat penyiraman air panas itu tidak berizin.

Suhyana menyatakan pihaknya akan segera memanggil pemilik Kiddy Space Pengasinan untuk dimintai keterangan terkait legalitas usahanya.

“Kita ingin juga minta keterangan. Kalau seandainya dia punya banyak cabang seperti ini, kok di Depok tidak ada izinnya. Kalau seandainya orang berizin, itu kan ketahuan. Mereka mengajukan permohonan terlebih dahulu,”kata Suhyana.

Suhyana menyatakan pihaknya akan segera memanggil pemilik Kiddy Space Pengasinan untuk dimintai keterangan terkait legalitas usahanya.

“Kita ingin juga minta keterangan. Kalau seandainya dia punya banyak cabang seperti ini, kok di Depok tidak ada izinnya,” ungkap Suhyana.

Baca Juga :  Balita di Kota Depok Terkunci di Dalam Mobil, Damkar Evakuasi

Kepala Dinas Perlindungan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Depok Nessi Annisa Handari mengatakan kondisi korban masih dalam tahapan pengobatan di rumah sakit.

“Masih di rumah sakit anaknya. Saat ini fokus kami pada penyembuhan fisik korban,” kata Nessi dikonfirmasi, Jumat (6/12).

Nessi mengatakan pihaknya masih fokus penyembuhan fisik korban sehingga belum bisa melakukan bantuan lain seperti penyembuhan psikologis korban dan keluarga korban.

Setelah sembuh fisik korban sambung Nessi akan memberikan penyembuhan psikologis.

“Setelah itu kami akan bantu utk penyembuhan psikologis korban dan keluarga serta pendampingan hukum jika diperlukan,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Metro Depok Iptu Dwi Santy Anggaraini menyebutkan korban masih menjalani perawatan medis karena mengalami luka melepuh hingga 20 persen.

Baca Juga :  Tersangka Kasus Penganiayaan Balita di Depok Lakukan Perbuatannya Berulang - ulang dari Alat Bukti Video

“Luka bakar (dari air panas) 20 persen. Sekarang ini sudah berangsur membaik,” ungkap Santy.