Berita  

TPS Liar Limo Ditutup Menteri Lingkungan Hidup, Dampaknya Warga Sekitar Terdampak ISPA dan TBC

TPS Liar Limo Ditutup Menteri Lingkungan Hidup

Inilahdepok.id – Kementerian Lingkungan Hidup menutup tempat pembuangan sampah ( TPS ) liar di wilayah Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Senin 4 November 2024 yang berdampak pencemaran lingkungan dan kesehatan bagi warga sekitar.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyatakan sampah yang dibuang di TPS liar bukan berasal dari Kota Depok dan bukan diambil dari jalanan.

“Saya seyakin yakinya sampah ini bukan dipungut dari Jalan. Sampah ini dari kawasan-kawasan,” kata Hanif kepada wartawan usai menutup kawasan TPS liar di Depok.

Hanif menilai TPS liar ini berdasarkan laporan telah banyak warga yang berdampak terutama kesehatan dan pencemaran lingkungan.

Maka dari itu Kementrian Lingkungan Hidup telah mengamankan pengelolaan sampah di TPS liar.

“Pelaku satu orang sedang ditangani. Pengelola sudah kami tangkap, dan petugas sedang mengejar pihak yang membuang sampah di TPS liar ini,” kata Hanif.

Baca Juga :  Srikandi PLN UIT JBB Tutup Roadshow Program Goes To School, Siswa SDN 5 Cipete Diberi Ilmu Kelistrikan

Sementara itu Hanif mengatakan menutup kawasan TPS liar ini untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menindak praktik pembuangan sampah ilegal.

Tindakan tegas ini diharapkan dapat mengurangi pembuangan sampah sembarangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.

“Mereka harus bertanggungjawab bahan baku yang dilimpahkan ke sini sudah ditangani gakum sampai ke hulu,” kata Hanif.

Terpisah Rian warga Tangerang Selatan (Tangsel) yang terdampak TPS liar ini mengaku bersyukur Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup menutup TPS liar tersebut.

Sebab selama ini berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan warga sekitar yang terdampak langsung keberadaan TPS liar tersebut.

“Anak saya alami sinusitis alergi. Bertahun – tahun masalahnya gak dapat. Ternyata dari TPS liar,” kata Rian.

Baca Juga :  Balon Udara Tersangkut di SUTT, PLN UIT JBB Imbau Semua Pihak Lebih Bijak Dalam Beraktivitas di Sekitar Jaringan Listrik

Tak hanya anaknya yang terdampak adanya TPS liar. Banyak anak – anak yang mengalami ISPA dan TBC bagi para orang tua yang tinggal dekat dengan TPS liar tersebut.

“Alhamdulillah, kemarin ditindak dan hari ini Menteri lingkungan hidup ke sini ( untuk menutup kawasan TPS liar),” kata Rian.

Rian mengatakan TPS liar ini sudah lama sejak 2009 dan sudah tujuh kali dari tahun 2015 ditutup. Namun tetap masih beroperasi.

“Karena tidak ada tindakan hukum, akhirnya buka tutup dan tidak ada tindakan hukum. Jadi kami (forum terdampak sudah menunggu 15 tahun TPS liar tidak ditutup,”

“Hanya Pemerintah Pusat yang bisa menangani. DLHK Kota Depok tak cukup kuat. Sampah yang dibuang di TPS liar bukan dari Kota Depok, dari hotel, kafe, rumah sakit karena ada plastik kuning,” kata Rian.

Baca Juga :  Menyala Abangku, Ikatan Keluarga Santri Depok Menyatakan Sikap di Pilkada 2024

Sementara itu pantauan Poskota di area lokasi TPS liar. Tepatnya di wilayah Tangsel berdekatan dengan Kali Pesanggrahan terdapat jalur pembuangan sampah dari TPS liar ke kali. Sehingga sampah dari atas turun ke kali.