Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kajari Depok Gerakkan Indonesia ASRI, Bersih Bersih GDC dan Dorong Penataan Sungai

Kajari Depok Gerakkan Indonesia ASRI, Bersih Bersih GDC dan Dorong Penataan Sungai

  • account_circle Aditya Rahman
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

InilahDepok.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok, Arif Budiman, menggerakkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui aksi bersih bersih bersama sejumlah stakeholder di kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Grand Depok City (GDC), Kota Depok, Jumat (28/8/2026).

Gerakan tersebut menjadi langkah kolaboratif untuk mendorong kawasan perkantoran GDC agar semakin bersih, nyaman, aman, dan tertata.

Kegiatan melibatkan Pemerintah Kota Depok, DPRD Kota Depok, perangkat daerah, serta berbagai stakeholder yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Arif mengatakan, gagasan Gerakan Indonesia ASRI berawal dari kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan di sekitar Kantor Kejari Depok yang berada di kawasan GDC.

Menurutnya, terdapat sejumlah persoalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Kebetulan kita berkantor di wilayah GDC. Saya melihat beberapa kali hujan itu ternyata ada banjir, terus ada beberapa longsoran di beberapa titik mulai dari jembatan sampai ke sini.

Ini perlu diperhatikan,” ujar Arif kepada berita.depok.go.id di sela kegiatan.

Bersih Bersih Tak Hanya Soal Sampah

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi yang berada di lingkungan Kompleks Perkantoran GDC.

Di antaranya Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kantor Imigrasi, DPRD Kota Depok, perangkat daerah, hingga organisasi kemasyarakatan Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) Kota Depok.

Arif mengatakan persoalan lingkungan harus ditangani secara menyeluruh. Karena itu, kegiatan tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga mendorong pembenahan tata kelola kawasan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain penataan parkir dan pengelolaan sungai yang berada di sekitar kawasan perkantoran.

“Kita berinisiatif, tadi kita juga diskusikan dengan pihak pemerintah, Pak Wakil Wali Kota, dan dari DPRD, Ketua dan Wakil Ketua DPRD.

Mungkin akan melakukan beberapa perbaikan tata kelola yang ada di sekitar GDC, baik perparkiran maupun pengelolaan sungai di sekitar ini, sungai sepanjang 200 meter,” jelasnya.

Arif mengungkapkan kegiatan menjaga kebersihan sebenarnya telah menjadi rutinitas jajaran Kejari Depok.

Setiap Jumat, pegawai Kejari Depok secara rutin melakukan kegiatan bersih bersih di lingkungan sekitar kantor. Namun, kegiatan tersebut sebelumnya masih dilakukan secara internal.

“Kami sebelum ini sudah melakukan pembersihan setiap hari Jumat. Kami rutin setiap Jumat, tapi tidak melibatkan pihak lain,” ungkapnya.

Menurut Arif, luasnya kawasan GDC membuat upaya menjaga lingkungan tidak mungkin hanya mengandalkan satu instansi.

Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga negara, organisasi masyarakat, dan stakeholder lainnya dinilai penting agar penataan dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan.

“Karena tidak mungkin juga kita sendiri di area yang cukup besar ini, maka kita rangkul bersama,” tambahnya.

Sungai GDC Jadi Perhatian

Arif menjelaskan, Kejari Depok sebelumnya telah beberapa kali berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terkait upaya pembersihan sungai di kawasan tersebut.

Sejumlah pertemuan telah dilakukan sebelum akhirnya kegiatan bersih bersih bersama dapat dilaksanakan.

“Memang kita sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Pemda, PUPR, dan DLHK dalam rangka pembersihan sungai ini.

Karena kesibukan masing-masing, baru hari inilah bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Tidak berhenti pada kegiatan pembersihan, penataan kawasan juga diarahkan menjadi program jangka panjang.

Salah satu rencana yang dibahas adalah penurapan sungai di sekitar kawasan GDC. Rencana tersebut masih akan dibicarakan lebih lanjut oleh pemerintah dan pihak terkait.

“Tadi sudah disampaikan oleh Ketua DPRD dan Pemerintah, rencananya sungai ini akan diturap, nanti akan dirapatkan,” kata Arif.

Selain sungai, keberadaan tanaman bambu yang menghalangi akses jalan juga menjadi perhatian.

Arif mengatakan penataan akan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kelestarian lingkungan sehingga pembenahan tidak justru menimbulkan persoalan baru.

“Nanti kita rapikan bambu-bambu yang menghalangi jalan, jadi tidak mengganggu alam,” ujarnya.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Arif berharap budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan semakin kuat.

Kolaborasi berbagai stakeholder diharapkan mampu membuat kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah GDC menjadi lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga sehat, aman, indah, nyaman, dan tertata.

“Makanya kita melibatkan seluruh stakeholder yang ada di rintisan GDC,” tutupnya.**

  • Penulis: Aditya Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pencabulan 10 Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Peran Tiga Orang Lain

    Dugaan Pencabulan 10 Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Peran Tiga Orang Lain

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Kasus dugaan pencabulan terhadap 10 santriwati di sebuah pondok pesantren di wilayah Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menjadi perhatian publik. Kepolisian masih mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rangkaian peristiwa yang dilaporkan. Polres Metro Bekasi Kota sebelumnya mengungkap bahwa seorang guru mengaji telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pencabulan tersebut. […]

  • Festival Olahraga Tradisional Depok 2026, Ratusan Pelajar Adu Ketangkasan di Stadion Mini Sukatani

    Festival Olahraga Tradisional Depok 2026, Ratusan Pelajar Adu Ketangkasan di Stadion Mini Sukatani

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) menggelar Festival Olahraga Tradisional Tahun 2026 di Stadion Mini Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (3/9/2026) pagi. Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari perwakilan 11 kecamatan di Kota Depok. Festival ini menjadi salah satu upaya Pemkot Depok untuk memperkenalkan […]

  • Lapas Cibinong Disorot: Ada Hunian Mewah, Dugaan Sewa, hingga Pungli Keluarga Napi

    Lapas Cibinong Disorot: Ada Hunian Mewah, Dugaan Sewa, hingga Pungli Keluarga Napi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah Ombudsman Republik Indonesia menemukan sejumlah fasilitas hunian yang disebut tidak lazim bagi warga binaan dalam inspeksi mendadak, Rabu (23/9/2026). Di kawasan belakang lapas, tim Ombudsman menemukan sejumlah bangunan terpisah yang bentuk dan fasilitasnya menyerupai rumah petak atau vila mini. Di dalamnya terdapat […]

  • Konflik Internal Berujung Laporan Polisi, Prof Anna Mariana Adukan Dua Kader Golkar ke Polda Metro

    Konflik Internal Berujung Laporan Polisi, Prof Anna Mariana Adukan Dua Kader Golkar ke Polda Metro

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id  – Konflik yang melibatkan sejumlah kader Partai Golkar kembali memasuki babak baru. Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, SH., MH., melalui kuasa hukumnya Edy Darmawanto, SH., melaporkan dua kader Partai Golkar asal Sumatera Selatan berinisial MA dan AW ke Polda Metro Jaya, Kamis (13/8/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan ancaman dan pencemaran nama baik. Kuasa […]

  • Polytron FOX 500, Motor Listrik Terbaru dengan Kecepatan 130 Km/Jam dan Tenaga 5.000 Watt

    Polytron FOX 500, Motor Listrik Terbaru dengan Kecepatan 130 Km/Jam dan Tenaga 5.000 Watt

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Tren kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang. Tidak hanya menawarkan efisiensi energi, produsen kendaraan listrik kini mulai menghadirkan motor dengan performa yang semakin mendekati karakter motor konvensional berkapasitas besar. Salah satu model yang menarik perhatian adalah Polytron FOX 500, motor listrik yang menawarkan kombinasi tenaga besar, kecepatan tinggi, jarak tempuh hingga 130 kilometer, […]

  • Motor Listrik Nasional Resmi Melaju, Mampukah Menantang Dominasi Honda dan Yamaha?

    Motor Listrik Nasional Resmi Melaju, Mampukah Menantang Dominasi Honda dan Yamaha?

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inlahdepok.id  – Indonesia memasuki babak baru industri otomotif setelah Motor Listrik Nasional (MoLiNas) resmi diluncurkan pada 13 Agustus 2026. Program tersebut tidak sekadar memperkenalkan kendaraan listrik baru, tetapi diarahkan untuk membangun ekosistem industri motor listrik nasional dari manufaktur, komponen, baterai, pembiayaan, distribusi hingga layanan purnajual. Pertanyaan besarnya kini adalah: mampukah motor listrik nasional benar-benar bersaing […]

expand_less