Inilahdepok.id – Pengurus DPC PPP Kota Depok mendukung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Depok Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi Arafiq.
Sugeng kini buat keputusan bulat untuk melepaskan jabatan dan mengundurkan diri dari pengurus PPP Kota Depok.
Sugeng menanggalkan jas PPP sebagai Ketua Dewan Majelis Pertimbangan DPC PPP Kota Depok.
“Saya mendeklrasikan diri bersama Loyalis Haji Sugeng Purnomo (HSP) untuk mendukung Imam Budi Hartono – Ririn Farabi Arafiq. Per 20 Agustus saya juga sudah mengundurkan diri dari PPP. Saya memegang etika politik,” kata Sugeng.
Setelah deklarasi ini, Sugeng Purnomo meminta kepada loyalisnya untuk segera berjuang memenangkan Imam Budi Hartono – Ririn Farabi Arafiq. Langsung turun ke masyarakat.
Kita punya kekuatan khususnya di Dapil Beji Cinere Limo saat Pileg lalu,” tegas Sugeng Purnomo.
Sugeng Purnomo pun punya penilaian tersendiri kepada Imam Budi Hartono. Baginya, figur Wakil Walikota Depok aktif ini sudah ia kenal lama.
“Jadi bukan baru baru sekarang saja saya mengenal pribadi beliau tapi ada hal yang artinya bagaimana sosok Imam Budi Hartono ini di mata saya dan yang pasti juga dengan pasangannya Ibu Ririn Farabi Arafiq, semua teman teman,” jelas Sugeng Purnomo.
Untuk target suara, beber Sugeng Purnomo, memiliki target 80 persen kemenangan di Pangkalanjati. Meski memang secara keseluruhan, di Beji – Cinere – Limo, dirinya punya basis massa.
“Dari segi partai, sata percaya kekuatan PKS dan Golkar,” jelas Sugeng Purnomo.
Di lokasi yang sama Calon Wakil Walikota Depok, Ririn Farabi Arafiq, bersyukur akan dukungan ini.
Alhamdulillah mendapat tenaga dari Pak Sugeng Purnomo bersama loyalisnya. Tentu saya yakin akan menambah potensi kemenangan untuk Imam Budi Hartono – Ririn Farabi Arafiq,” tukas Ririn Farabi Arafiq.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Fraksi Golkar, Tajudin Tabri mengatakan, Sugeng Purnomo bersama loyalisnya memiliki potensi kekuatan yang besar.
“Saya lihat yang datang hari ini, banyak tokoh masyarakat, mantan penguurus RT dan RW. Artinya, massanya Pak Sugeng Purnomo, memiliki massa lagi,” singkat Tajudin Tabri.






