Inilahdepok.id – Kepala Badan Pertanahan (BPN) Kota Depok Indra Gunawan nama dan fotonya dicatut di WhatsApp (WA) untuk penipuan oleh orang tidak dikenal.
Indra mengimbau kepada masyarakat
, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), notaris, dan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya.
“Jangan layani. Siapa pun, yang berkaitan yang berhubungan dengan Kantor Pertanahan Kota Depok, silahkan datang. Loket pelayanan akan memberikan informasi secara detail,” kata Indra melalui keterangannya, Jumat (23/8).
Modus penipuan itu Indra mengaku telah mendapat laporan mengatasnamakan dirinya dan BPN Depok oleh oknum tidak dikenal.
Kasus ini terungkap berawal dari pihak tersebut berusaha menipu pihak notaris.
“Mereka berusaha menipu notaris. Laporan itu kami terima dan kami imbau jangan layani,” kata Indra.
Indra pun menegaskan BPN Depok tidak pernah meminta masyarakat untuk melakukan transaksi atau memberikan informasi pribadi melalui media sosial atau pesan instan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan pihak yang mengaku dari BPN Depok tanpa verifikasi yang jelas,” tambahnya.
Indra juga meminta PPAT dan notaris untuk turut serta dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur yang benar.
“Peran PPAT dan notaris sangat penting dalam menjaga integritas dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Kami berharap mereka dapat membantu memutus rantai penipuan ini,” jelasnya.
BPN Depok berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan bahwa semua proses dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya,” tutur Indra.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan tidak menjadi korban penipuan yang merugikan.
“BPN Depok juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dan integritas layanan pertanahan di Kota Depok,” pungkas Indra.






