Inilahdepok.id – KPU Kota Depok, Jawa Barat tengah melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di gudang logistik wilayah Kecamatan Cimanggis.
Dalam kegiatan itu KPU Kota Depok melibatkan 450 orang petugas sortir dan lipat surat suara.
Ketua KPU Kota Depok Willi Sumarlin mengatakan proses penyortiran dan pelipatan surat suara ditargetkan selama tiga hari. Jika belum selesai kata Willi diperpanjang.
“Kalau tidak cukup waktunya ditambah waktunya. Sebelum masuk mereka diperiksa oleh Petugas terdiri dari Polisi . Pemeriksaan kuku, kami siapkan gunting kuku agar menjaga kerusakan saat melipat,” kata Willi.
Sementara itu Kepala Sub Bagian Keuangan Umum dan Logistik KPU Kota Depok Muhammad Nuh Ismanu menyebutkan upah penyortiran dan pelipatan surat suara untuk kertas gubernur dan wakil gubernur sebesar Rp300 perlembar.
Sedangkan untuk surat suara wali kota dan wakil wali kota Rp250 perlembar.
“Mereka petugas sortir dan lipat yang berpengalaman yang direkrut. Pengalaman di Pemilu 2024,,” kata Ismanu.
Ismanu menyebutkan jumlah surat suara untuk gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat ada 1.464.638 lembar kertas. Lalu untuk surat suara wali kota dan wakil wali kota Depok ada 1.466.638.
“Ditambah surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah surat suara,” kata Ismanu.
Ismanu menambahkan kegiatan sortir dan lipat surat surat ini diawasi oleh petugas dari Polres Metro Depok.
Sebelum masuk area sortir dan lipat surat surat petugas memeriksa. Bahkan bagi petugas yang kuku tangan panjang harus dipotong.
“Petugas sortir dan lipat kedapatan kuku tangan panjang digunting. Karena bisa merusak surat suara ketika dilakukan pelipatan atau pun sortir,” ungkapnya.






