Inilahdepok.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama Wakil Wali Kota, Imam Budi Hartono meresmikan Taman Alun-alun dan Hutan Kota Wilayah Barat (Taman Albar).
Peresmian alun-alun itu dilakukan pada Kamis (19/09). Dan juga meresmikan jembatan gantung yang melintasi Setu Tujuh Muara di Kecamatan Bojongsari.
Taman Alun-alun dan Hutan Kota Wilayah Barat tersebut berdiri di lahan seluas 2,1 hektar.
Serta memiliki sejumlah fasilitas penunjang, diantaranya aula serbaguna, area bermain anak, kios UMKM serta padepokan.
Idris ini menegaskan, penggunaan fasilitas ini perlu dilakukan secara bertahap untuk memastikan keamanan, terutama dalam hal penguatan struktur.
“Baut-baut perlu dikontrol dan akan ada perawatan selama satu bulan ke depan,” ujarnya.

“Penggunaannya masih akan terbatas (jembatan gantung), harapan kami dalam dua hingga tiga pekan atau maksimal satu bulan, fasilitas ini sudah bisa dimanfaatkan secara penuh,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Kiai Idris pun mengingatkan, masyarakat agar tidak langsung memadati lokasi setelah peresmian, karena proses penyempurnaan dan perawatan masih terus berlangsung.
“Masyarakat diharapkan bersabar, besok hanya beberapa orang yang akan naik untuk peresmian, dan taman baru akan siap untuk digunakan secara maksimal dalam beberapa minggu mendatang,” ungkapnya.
Selain itu juga, taman tersebut sudah dibuka secara terbatas untuk keperluan perawatan dan persiapan sumber daya manusia (SDM).
Dia menyampaikan, setelah perawatan intensif selama beberapa hari, taman tersebut diproyeksikan siap dibuka sepenuhnya pada Selasa minggu depan.
“Peresmian akan dilakukan besok, namun hal-hal seperti persiapan SDM dan perawatan akan berlangsung hingga Senin, dan pada Selasa taman ini diharapkan sudah bisa diakses oleh masyarakat secara penuh,” tandasnya.
Taman Albar ini diharapkan menjadi ruang terbuka hijau yang bermanfaat bagi warga Depok, serta menjadi salah satu destinasi wisata dan rekreasi baru di wilayah barat Kota Depok.






