Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GP Ansor Kota Depok: 11 Pesantren dari 11 Kecamatan Jadi Pilot Project Satgas Hijau Pesantren

GP Ansor Kota Depok: 11 Pesantren dari 11 Kecamatan Jadi Pilot Project Satgas Hijau Pesantren

  • account_circle Supriyadi
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Inilahdepok.id – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Depok mulai mendorong pesantren untuk mengambil peran lebih besar dalam menghadapi persoalan lingkungan, khususnya pengurangan dan pengelolaan sampah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui program Satgas Hijau Pesantren, sebuah gerakan yang dirancang untuk membangun sistem pengelolaan sampah sekaligus mengubah perilaku warga pesantren dalam menjaga lingkungan.

Program tersebut diawali dengan kegiatan Training of Trainers (TOT) Satgas Hijau Pesantren yang dibuka langsung oleh Ketua PC GP Ansor Kota Depok dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Depok.

Sebanyak 11 pesantren dari 11 kecamatan di Kota Depok mengikuti kegiatan tersebut. Masing-masing kecamatan mengirimkan satu pesantren sebagai peserta awal atau pilot project program.

Dua praktisi lingkungan menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut, yakni Ibu Marni Dewi Yanti, penggiat Bank Sampah, dan Cokky Guntara, penggiat sekaligus pemerhati persoalan sampah.

Ketua PC GP Ansor Kota Depok menegaskan bahwa Satgas Hijau Pesantren tidak dirancang sebagai kegiatan bersih-bersih yang berhenti setelah acara selesai.

Menurutnya, persoalan sampah membutuhkan perubahan perilaku sekaligus sistem pengelolaan yang berjalan secara konsisten.

“Kita tidak ingin pesantren hanya menjadi tempat yang bersih karena ada kegiatan bersih-bersih. Kita ingin membangun sistem dan budaya. Sampah harus dikurangi dari sumbernya, dipilah, diolah, dan kalau memungkinkan memiliki nilai ekonomi,” tegasnya.

Ia mengatakan pesantren memiliki posisi strategis dalam gerakan lingkungan karena pesantren merupakan ruang pendidikan yang membentuk kebiasaan dan karakter generasi muda.

“Kalau kita ingin mengubah perilaku masyarakat, jangan hanya datang ketika sampah sudah menumpuk. Kita harus masuk ke tempat di mana karakter dan kebiasaan dibentuk. Salah satunya adalah pesantren,” ujarnya.

Dalam konsep Satgas Hijau Pesantren, pesantren tidak ditempatkan sebagai penerima program semata.

Pesantren didorong menjadi subjek sekaligus pusat gerakan lingkungan.

Para peserta TOT akan menjadi penggerak awal yang diharapkan mampu membawa pengetahuan dan sistem pengelolaan sampah ke pesantren masing-masing.

Program tersebut mencakup edukasi pengurangan sampah, pemilahan sampah dari sumber, pengembangan bank sampah, pengolahan sampah organik, pengelolaan sampah anorganik, serta pembentukan kebiasaan hidup bersih di lingkungan pesantren.

“Kami ingin setiap pesantren nantinya memiliki orang yang memahami persoalan sampah, memiliki sistem pemilahan, dan mampu menggerakkan santri. Jadi bukan hanya punya tempat sampah, tetapi punya tata kelola sampah,” jelas Ketua Ansor Depok.

Sebelas pesantren yang mengikuti TOT merupakan tahap awal dari gerakan yang akan dikembangkan secara bertahap.

GP Ansor Depok berencana memperluas program tersebut ke pesantren-pesantren lain di Kota Depok.

“Sebelas pesantren ini adalah titik awal, bukan titik akhir. Setelah para peserta kembali ke pesantrennya masing-masing, kami akan melakukan pendampingan dan mendorong replikasi ke pesantren lainnya,” katanya.

Dengan pola tersebut, Satgas Hijau Pesantren diharapkan dapat berkembang menjadi jejaring pesantren yang memiliki kesadaran dan sistem pengelolaan sampah secara mandiri.

Kegiatan TOT juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Depok. Kehadiran pemerintah menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pesantren, komunitas lingkungan dan pemerintah.

GP Ansor Depok memandang persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak.

Diperlukan kolaborasi antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan, pesantren sebagai pusat pendidikan dan komunitas, organisasi masyarakat sebagai penggerak, dunia usaha sebagai mitra, serta masyarakat sebagai pelaku utama perubahan perilaku.

“Kami tidak ingin berjalan sendiri. Kalau pemerintah punya kebijakan, pesantren punya komunitas, Ansor punya kader penggerak, dan dunia usaha punya sumber daya, semuanya bisa dipertemukan dalam satu gerakan,” ungkapnya.

Selain aspek lingkungan, Satgas Hijau Pesantren juga diarahkan untuk melihat sampah sebagai peluang ekonomi.

Pengembangan bank sampah dan pengolahan sampah diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pesantren untuk mengembangkan aktivitas ekonomi sirkular.

Dengan demikian, gerakan ini tidak berhenti pada slogan “pesantren bersih”, tetapi berkembang menuju “pesantren yang mampu mengelola sampah secara mandiri dan produktif.”

GP Ansor Depok berharap model Satgas Hijau Pesantren dapat terus dikembangkan dan direplikasi di lebih banyak pesantren.

Gerakan ini juga diharapkan menjadi kontribusi nyata organisasi kepemudaan dalam menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan di tingkat masyarakat.

“Kami ingin memulai dari sesuatu yang sederhana, tetapi dikerjakan secara serius dan konsisten. Dimulai dari 11 pesantren, kemudian diperluas. Kalau model ini berhasil, bukan tidak mungkin gerakan serupa dapat direplikasi di daerah lain,” tuturnya.

Bagi GP Ansor Depok, menjaga lingkungan bukan hanya persoalan teknis, tetapi bagian dari tanggung jawab sosial dan moral.

  • Penulis: Supriyadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-81 PMI, Semangat Kemanusiaan dan Kepemimpinan Remaja di Depok Terus Diperkuat

    HUT ke-81 PMI, Semangat Kemanusiaan dan Kepemimpinan Remaja di Depok Terus Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI Tahun 2026 dengan menggelar apel di Alun-alun Timur, Grand Depok City (GDC), Sabtu (19/9/2026). Peringatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan Pemilihan Koordinator Forum Remaja Palang Merah […]

  • Pekan Kedua Liga Inggris 2026/2027: MU Harus Bangkit, City dan Arsenal Dapat Ujian Berat

    Pekan Kedua Liga Inggris 2026/2027: MU Harus Bangkit, City dan Arsenal Dapat Ujian Berat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Persaingan Liga Inggris 2026/2027 mulai memanas. Memasuki pekan kedua, sejumlah klub besar harus menghadapi lawan yang berpotensi menyulitkan. Manchester United menjadi salah satu tim yang paling ditunggu penampilannya. Kekalahan mengejutkan 0-2 dari tim promosi Hull City pada pekan pertama membuat Setan Merah wajib segera berbenah. Di sisi lain, Liverpool juga mengincar kemenangan pertama […]

  • NasDem Depok Kampanyekan Budaya Olahraga

    NasDem Depok Kampanyekan Budaya Olahraga

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Supriyadi
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id — Ketua DPD Partai NasDem Kota Depok, H. Samsul Maarip mengajak masyarakat menjadikan olahraga bagian dari gaya hidup sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Samsul Maarip saat menghadiri Dialog Publik yang digagas oleh Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional pada Minggu, 27 September 2026. “Saya diundang dalam Dialog Publik yang […]

  • 18 Klub Siap Bertarung di Super League 2026/2027, Tiga Tim Promosi Bawa Wajah Baru

    18 Klub Siap Bertarung di Super League 2026/2027, Tiga Tim Promosi Bawa Wajah Baru

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim Super League 2026/2027 segera bergulir. Sebanyak 18 klub akan bersaing memperebutkan gelar juara, dengan komposisi 15 klub yang bertahan dari musim sebelumnya dan tiga tim promosi dari Championship. I.League telah mengonfirmasi keikutsertaan 18 klub dalam persiapan musim baru. Kompetisi dijadwalkan mulai 4 September 2026. Musim ini […]

  • Sebelum Beli Mobil Listrik, Wajib Tahu 7 Kelebihan dan Kekurangannya di Indonesia

    Sebelum Beli Mobil Listrik, Wajib Tahu 7 Kelebihan dan Kekurangannya di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Mobil listrik semakin mudah ditemukan di jalanan Indonesia. Perkembangan teknologi kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir membuat masyarakat memiliki pilihan baru selain mobil berbahan bakar bensin atau diesel. Bagi sebagian orang, mobil listrik menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, kabin yang senyap, serta teknologi yang semakin canggih. Namun, di balik sejumlah keunggulan tersebut, […]

  • Arsenal Siap Menggila di Liga Inggris 2026/2027, Coventry Jadi Korban Pertama?

    Arsenal Siap Menggila di Liga Inggris 2026/2027, Coventry Jadi Korban Pertama?

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Arsenal bersiap mengawali perjalanan mereka di Liga Inggris 2026/2027 dengan menjamu Coventry City di Stadion Emirates, Sabtu (22/8/2026) dini hari WIB. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memastikan timnya memasuki musim baru dengan motivasi yang lebih besar. Setelah melewati musim sebelumnya, Arteta melihat skuad The Gunners memiliki semangat kuat untuk berkembang dan meraih hasil lebih […]

expand_less