Inilahdepok.id – KPU Kota Depok lakukan sosialisasi pemilihan kepada masyarakat kota tersebut dengan program ‘KPU Goes To Road’.
Sosialisasi ini menyasar para pengemudi dan penumpang angkot di Terminal Terpadu-Stasiun Depok Baru, Jalan Raya Margonda, Senin (21/10).
Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kota Depok, Achmad Firdaus mengatakan, pada kegiatan ini pihaknya menempelkan stiker dan membagi-bagi kaos kepada supir angkot dan penumpang.
“Stiker dan kaos tersebut, berisi ajakan nyoblos pada 27 November 2024. Bertujuan untuk menyampaikan informasi seluas-luasnya dalam bentuk apapun agar masyarakat datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada 27 November 2024. Jadi ini terkait dengan ajakan nyoblos, bukan informasi tentang paslon,” kata Firdaus, Rabu (23/10).
Firdaus berharap, melalui kegiatan ini tingkat partisipasi pemilih meningkat pada pilkada Depok 2024 dari pilkada sebelumnya.
KPU Kota Depok, kata dia, menargetkan tingkat partisipasi pemilih meningkat jadi 80 persen pada pilkada tahun ini.
“Pada pilkada 2020 lalu, tingkat partisipasi pemilih 62 persen, nah pada pilkada 2024 ini tingkat partisipasi kami targetkan meningkat hingga 80 persen,” ujarnya.
Untuk mendukung capaian tersebut, lanjut Firdaus, dalam waktu dekat KPU Kota Depok akan menyasar sosialisasi ke generasi milenial melalui program “KPU Goes To Kampus”. KPU Kota Depok sudah membuka komunikasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari 10 universitas yang ada di Kota Depok.
“Mudah-mudahan setelah kegiatan ini tingkat partisipasi pemilih, khususnya pemilih pemula dapat tumbuh dan meningkat. Salah satunya kami sudah komunikasi dengan BEM UI,” jelas Firdaus.
Meski demikian, KPU Kota Depok, sambung Firdaus tidak dapat bekerja sendiri untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh stake holder, para paslon, partai politik, dan tokoh masyarakat turut berpartisipasi mensosialisasikan pesta demokrasi lima tahunan ini kepada masyarakat secara masif.
“Memamg kami leading sektornya untuk sosialisasi ini, tapi ini sebenarnya tanggungjawab bersama, bukan KPU Kota Depok saja. Agar tingkat golput dapat diminimalisir pada pilkada Depok 2024 ini,” katanya.






