KPU Kota Depok Beri Sosialisasi Pilkada Serentak 2024 ke Ratusan Bhayangkari

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana saat hadiri sosialisasi pilkada serentak oleh KPU Kota Depok dihadiri ratusan Bhayangkari di jajaran Polres Metro Depok. ( foto: spyd/id)

Inilahdepok.id – KPU Kota Depok, Jawa Barat memberikan sosialisasi ke ratusan Bhayangkari di jajaran Polres Metro Depok, Rabu (31/7).

Ketua KPU Kota Depok Willi Sumarlin di Depok, Rabu mengatakan sosialisasi ini upaya penyelenggara pemilihan kepala daerah untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Upaya dari KPU Kota Depok untuk meningkatkan partisipasi salah satu sosialisasi pemilihan wali kota dan wakil dan gubernur dan wakil gubernur,” kata Willi.

Willi mengatakan kegiatan sosialisasi ini juga merambah ke para istri anggota TNI di Kodim 0508/Depok.

Baca Juga :  Pandawa 5 Dukung Penuh Imam Budi Hartono Jadi Wali Kota 2025-2030 di Pilkada

Selain itu juga ke pada organisasi masyarakat (ormas), mahasiswa dan melakukan kegiatan seperti jalan santai dan sepeda santai.

“Kegiatan sosialisasi kita adakan dalam rangka meningkatkan partisipasi pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota serta gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. Pada 27 November 2024,” kata Willi.

Sementara itu Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana mendukung kegiatan Pilkada serentak 2024 seperti sosialisasi tersebut.

Arya berharap kegiatan sosialisasi ini ke para Bhayangkari di jajaran Polres Metro Depok bisa mendukung dan ikut berpartisipasi untuk mencoblos pada 27 November 2024.

Baca Juga :  Sukseskan Hari Anak Nasional, Srikandi PLN UIT JBB Sosialisasi Kelistrikan di MI Sirojul Athfal

“Harapan kami saat Pemilukada semua (Bhayangkari) berpartisipasi untuk mencoblos dan gak ada yang golput (golongan putih),” kata Arya.

Selain itu juga Arya berpesan agar para Bhayangkari harus masuk daftar pemilih tetap (DPT) sehingga memiliki hak memilih.

Kemudian membantu suaminya dengan memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat Kota Depok khususnya.

“Juga membantu untuk meredam di media sosial yang sifatnya negatif dan membantu Pemilukada berjalan lancar,” ungkap Arya.