Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tak Banyak yang Tahu, Ini Daftar Setu di Depok yang Menyimpan Potensi Wisata

Tak Banyak yang Tahu, Ini Daftar Setu di Depok yang Menyimpan Potensi Wisata

  • account_circle Aditya Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

InilahDepok.id – Kota Depok tidak hanya dikenal sebagai kota penyangga Jakarta dengan kawasan permukiman yang terus berkembang.

Di balik padatnya aktivitas perkotaan, Depok masih memiliki situ atau setu yang menjadi bagian penting dari lingkungan, ruang terbuka, dan kehidupan masyarakat.

Bagi warga Depok, situ bukan sekadar genangan air yang luas. Kawasan ini memiliki fungsi ekologis, mulai dari menampung air hujan, membantu menjaga keseimbangan tata air, hingga menjadi ruang aktivitas warga.

Sejumlah situ juga dikenal sebagai tempat bersantai, memancing, atau menikmati suasana alam di tengah perkotaan.

Salah satu yang cukup dikenal masyarakat adalah Situ Pengasinan di Kecamatan Sawangan.

Namun, masih ada banyak situ lain yang tersebar di berbagai wilayah Depok, mulai dari Sawangan, Bojongsari, Pancoran Mas, Beji, Sukmajaya, Cilodong, Cimanggis, hingga Tapos.

Berapa Jumlah Setu di Kota Depok?

Jumlah situ di Depok tidak selalu disebut sama dalam berbagai dokumen dan pemberitaan.

Catatan pemerintah pada periode berbeda menunjukkan angka yang bervariasi, antara lain 22, 23, hingga 31 situ. Perbedaan tersebut berkaitan dengan pendataan, perubahan kondisi di lapangan, serta status sejumlah kawasan yang dahulu tercatat sebagai situ.

Dokumen peraturan daerah Kota Depok juga mencantumkan sejumlah nama situ yang perlu diperhatikan dalam penataan ruang.

Karena itu, daftar berikut merupakan rangkuman nama-nama situ yang tercatat dalam dokumen dan sumber publik, bukan klaim bahwa seluruhnya masih berfungsi sebagai danau atau kawasan wisata aktif.

Daftar Situ yang Tercatat di Kota Depok

Berikut sejumlah situ yang dikenal atau tercatat di berbagai wilayah Kota Depok.

1. Wilayah Sawangan dan Bojongsari

  • Situ Pengasinan – Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan.
  • Situ Sawangan – kawasan Sawangan.
  • Situ Bojongsari – wilayah Sawangan dan Bojongsari.
  • Situ Pasir Putih – wilayah Bedahan dan Pasir Putih.

Situ Pengasinan menjadi salah satu kawasan yang dikenal warga untuk menikmati suasana di sekitar perairan. Keberadaan situ di wilayah Sawangan dan Bojongsari juga penting bagi lingkungan, terutama dalam menjaga ruang terbuka dan fungsi tata air.

2. Wilayah Pancoran Mas dan sekitarnya

  • Situ Rawa Besar – Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.
  • Situ Asih Pulo atau Situ Pulo – wilayah Pancoran Mas.
  • Situ Pitara atau Situ Pancoran Mas – kawasan Pancoran Mas.
  • Situ Citayam – Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung.
  • Situ Telaga Subur – tercatat di kawasan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas.
  • Situ Krukut atau Rawa Jati – nama yang muncul dalam catatan lama mengenai kawasan situ di wilayah Limo.

Situ Rawa Besar berada di kawasan perkotaan yang cukup padat. Keberadaan ruang perairan seperti ini menjadi pengingat pentingnya mempertahankan kawasan penampungan air di tengah pertumbuhan permukiman.

Adapun status dan kondisi sejumlah nama dalam daftar ini perlu diperiksa kembali di lapangan, khususnya untuk kawasan yang disebut dalam catatan lama.

3. Wilayah Beji dan Universitas Indonesia

  • Situ Pladen – Kecamatan Beji.
  • Situ Universitas Indonesia – kawasan kampus Universitas Indonesia.
  • Situ UI 1, Situ UI 2, Situ UI 3, dan Situ UI 4 – nama yang muncul dalam sejumlah pendataan kawasan situ di sekitar UI dan Pondok Cina.

Kawasan situ di lingkungan Universitas Indonesia memiliki nilai penting bagi ruang terbuka hijau dan lingkungan kampus. Keberadaan perairan yang dikelilingi vegetasi juga menjadi bagian dari lanskap hijau yang membedakan kawasan kampus dengan lingkungan perkotaan di sekitarnya.

4. Wilayah Sukmajaya dan Cilodong

  • Situ Bahar – kawasan Sukamaju dan sekitarnya.
  • Situ Sidomukti atau Situ Baru – kawasan Sukmajaya.
  • Situ Cilodong – Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong.
  • Situ Studio Alam – nama yang tercantum dalam sejumlah daftar situ di kawasan Studio Alam TVRI.

Nama dan batas administrasi beberapa situ dalam kelompok ini dapat berbeda menurut sumber pendataan. Karena itu, informasi lokasi yang lebih spesifik sebaiknya dicocokkan dengan data pemerintah terbaru sebelum digunakan sebagai petunjuk perjalanan.

5. Wilayah Cimanggis dan Tapos

  • Situ Cilangkap – Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.
  • Situ Jatijajar – Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos.
  • Situ Gadog – kawasan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis.
  • Situ Rawa Kalong – kawasan Curug, Kecamatan Cimanggis.
  • Situ Pedongkelan – kawasan Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.
  • Situ Tipar atau Situ Cicadas – kawasan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis.
  • Situ Jemblung – kawasan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.
  • Situ Patinggi – tercatat di wilayah Tapos.
  • Situ Buperta atau Gembiung – nama yang muncul dalam sejumlah pendataan situ di wilayah Cimanggis.
  • Situ Sukamaju – tercatat dalam sejumlah daftar situ di wilayah Depok.

Sebagian nama di atas berasal dari dokumen atau pendataan pada periode berbeda. Keberadaan nama dalam daftar tidak otomatis berarti kawasan tersebut masih memiliki luas perairan yang sama atau telah dikembangkan sebagai objek wisata.

Situ Bukan Sekadar Tempat Wisata

Di tengah pembangunan kota, keberadaan situ mempunyai fungsi yang jauh lebih penting daripada sekadar tempat rekreasi.

Situ dapat membantu menampung limpasan air hujan, mendukung keseimbangan tata air, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan. Jika dikelola dengan baik, kawasan situ juga berpotensi menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Namun, fungsi tersebut dapat terganggu apabila terjadi pendangkalan, pencemaran sampah, penyempitan sempadan, atau perubahan fungsi lahan. Karena itu, pelestarian situ membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat.

Warga dapat mengambil peran sederhana dengan tidak membuang sampah ke perairan, menjaga kebersihan tepian, dan tidak melakukan aktivitas yang merusak lingkungan.

Potensi Wisata Lokal yang Perlu Dijaga

Sejumlah situ di Depok memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang rekreasi masyarakat. Suasana perairan yang relatif tenang dapat menjadi alternatif bagi warga yang ingin menikmati alam tanpa harus bepergian jauh dari rumah.

Akan tetapi, pengembangan wisata perlu mempertimbangkan daya dukung lingkungan, keselamatan pengunjung, kebersihan, aksesibilitas, serta status pengelolaan kawasan. Tidak semua situ dapat langsung dikembangkan menjadi objek wisata komersial.

Depok memiliki peluang untuk menghubungkan pelestarian lingkungan dengan kegiatan rekreasi yang tertata. Dengan perencanaan yang tepat, kawasan situ dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pada akhirnya, situ-situ di Depok merupakan bagian dari kekayaan lingkungan kota yang perlu dijaga bersama.

Di tengah pembangunan dan bertambahnya kebutuhan ruang, keberadaan kawasan perairan ini menjadi pengingat bahwa kota yang nyaman bukan hanya ditentukan oleh jalan dan gedung, tetapi juga oleh kemampuan menjaga alamnya.***

  • Penulis: Aditya Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla Kembali Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tak Berhenti pada Pemadaman

    Karhutla Kembali Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Tak Berhenti pada Pemadaman

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan serius yang menuntut penanganan menyeluruh. Pemerintah tidak hanya dituntut mempercepat pemadaman, tetapi juga memastikan penyebab kebakaran diusut dan kerusakan lingkungan tidak terus berulang. Dalam perkembangan yang diberitakan pada 19 Oktober 2026, pemerintah menyiapkan langkah penanganan karhutla secara lebih masif. Presiden Prabowo Subianto disebut meminta pengerahan […]

  • Motor Listrik Nasional Resmi Melaju, Mampukah Menantang Dominasi Honda dan Yamaha?

    Motor Listrik Nasional Resmi Melaju, Mampukah Menantang Dominasi Honda dan Yamaha?

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inlahdepok.id  – Indonesia memasuki babak baru industri otomotif setelah Motor Listrik Nasional (MoLiNas) resmi diluncurkan pada 13 Agustus 2026. Program tersebut tidak sekadar memperkenalkan kendaraan listrik baru, tetapi diarahkan untuk membangun ekosistem industri motor listrik nasional dari manufaktur, komponen, baterai, pembiayaan, distribusi hingga layanan purnajual. Pertanyaan besarnya kini adalah: mampukah motor listrik nasional benar-benar bersaing […]

  • Musim Kemarau tapi BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat, Depok Perlu Waspada Apa?

    Musim Kemarau tapi BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat, Depok Perlu Waspada Apa?

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ari Arjuno
    • 0Komentar

    inilahdepok.id — Langit Depok belakangan terasa lebih terik dan udara lebih kering dari biasanya, sejalan dengan musim kemarau yang kian meluas di sebagian besar wilayah Indonesia. Tapi jangan buru-buru menyimpan payung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) justru mengingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang yang masih bisa terjadi hingga 17 Agustus 2026, termasuk […]

  • Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian setelah gangguan jarak pandang akibat kabut asap dilaporkan berdampak pada penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pemberitaan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, menyebutkan dua penerbangan dibatalkan akibat dampak kabut asap. Meski demikian, operasional bandara secara umum dilaporkan tetap terkendali dan penumpang terdampak mendapatkan penanganan. Gangguan […]

  • Lapas Cibinong Makin Geger, 13 Rumah Dinas Tak Tercatat sebagai Aset Negara

    Lapas Cibinong Makin Geger, 13 Rumah Dinas Tak Tercatat sebagai Aset Negara

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Aditya Rahman
    • 0Komentar

    Inilahdepok.id – Polemik fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, memasuki babak baru. Setelah Ombudsman RI menemukan sejumlah bangunan dengan fasilitas menyerupai hunian mewah, pemeriksaan internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kini mengungkap persoalan lain: 13 dari 16 rumah dinas di kawasan lapas belum tercatat dalam sistem aset negara. Temuan tersebut disampaikan […]

  • Festival Olahraga Tradisional Depok 2026, Ratusan Pelajar Adu Ketangkasan di Stadion Mini Sukatani

    Festival Olahraga Tradisional Depok 2026, Ratusan Pelajar Adu Ketangkasan di Stadion Mini Sukatani

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Ayu Gumintang
    • 0Komentar

    InilahDepok.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) menggelar Festival Olahraga Tradisional Tahun 2026 di Stadion Mini Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (3/9/2026) pagi. Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari perwakilan 11 kecamatan di Kota Depok. Festival ini menjadi salah satu upaya Pemkot Depok untuk memperkenalkan […]

expand_less