Inilahdepok.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotta Depok telah meminta klarifikasi dari pihak klinik kecantikan yang diduga menelan korban jiwa saat tindakan sedot lemak.
Dinas Kesehatan sudah menghubungi pihak klinik pasca viralnya pemberitaan di sosial media.
“Tahu dari media yang minta konfirmasi,Dinkes sudah menghubungi pihak klinik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, Selasa (30/7).
Diketahui bahwa seorang wanita muda bernama Ella Nanda (30) asal Kota Medan diduga meninggal saat tindakan sedot lemak. Tindakan dilakukan pada Senin (22/7).
Berita ini baru ramai diketahui umum kemarin. Pasca viral kasus tersebut, klinik yang terletak di Jalan Ridwan Rais tutup sejak kemarin.
“Klinik tutup sejak kemarin, Dinkes minta keterangan kronologis kasus tersebut ke pihak klinik,” ujarnya.
Pihaknya kini belum mendapat jawaban dari klinik. Rencananya, dinas akan menemui pengelola klinik dalam waktu dekat.
“Sedang menunggu jawaban tertulis, sudah disampaikan ke pihak klinik dan Dinkes akan melakukan kunjungan,” akunya.
Mengenai izin, Mary menyebut klinik sudah mengantongi izin. Namun soal teknis penanganan sedot lemak, Mary tidak dapat menjelaskan. Alasannya penjelasan diketahui oleh orang yang berkompeten.
“Izin sudah terbit, rencana Senin (pekan depan) dilakukan kunjungan,” pungkasnya.






