30.9 C
depok, jawa barat, indonesia
11 Juli 2020

Dani Alves Resmi Putus Kontrak Bersama Juventus

Dani Alves resmi meinggalkan Juventus

Inilahdepok.id – Punggawa asal Brasil Dani Alves akhirnya secara resmi memutuskan kontraknya dengan Juventus yang merupakan kesepakatan bersama. Alves diperkirakan akan melanjutkan kariernya di Liga Primer Inggris. 

Kabar perginya Alves dari Juventus sudah ramai diperbincangkan sejak pekan lalu. Direktur umum Juventus Giuseppe Marotta sudah membenarkan Alves akan mengakhiri kontraknya setahun lebih awal.

Alves pun telah menuliskan salam perpisahan kepada pendukung Juventus. Namun baru pada Kamis (29/6/2017) Juventus memastikan Alves akan pergi dari Turin.

Mantan pemain Sevilla ini bergabung dengan Juventus tahun lalu dengan gratis setelah memutus kontraknya dengan Barcelona. Selama main di Turin, Alves sukses memberikan dua gelar juara, Coppa Italia dan Scudetto.

Setelah resmi putus dengan si nyonya tua Juventus, Alves diperkirakan akan pindah ke Inggris guna bergabung dengan Manchester City yang dilatih eks pelatih Barcelona Josep Guardiola. Selain City, di duga the blues Chelsea juga menginginkan jasa Alves.

Sebagai pengganti Juventus sudah menyiapkan Danilo dari Real Madrid. Selain Danilo, Juve juga melirik bek sayap AC Milan Mattia De Sciglio. (vip/id*)

 

AC Milan Incar Benteng Meriam Londong, Arsenal

Bintang Arsenal Laurent-Koscielny

Inilahdepok.id – Hingga kini AC Milan tak berhenti memburu pemain. Satu per satu pemain incaran mereka jajaki di semua kompetisi top di benua biru(Eropa).

Yang terbaru, Milan kini tengah membidik bek Arsenal, Laurent Koscielny. Mereka siap bersaing dengan Olympique Marseille dan Manchester City untuk mendatangkan pemain 31 tahun itu.

Memang sampai sekarang belum anda langkah konkret yang diambil. Rossoneri baru memantau perkembangan serta peluang mendapatkan salah satu pilar pertahanan Timnas Prancis itu, seperti dikutip The Sun.

Diyakini Koscielny tidak akan mudah untuk digaet. Arsenal sebagai pemilik bakalan sekuat tenaga mempertahankan benteng kokohnya tersebut.

Koscielny pun masih terikat kontrak hingga tiga tahun ke depan dengan The Gunners. Jadi, kalau pun bersedia melepas, harga mantan pemain Lorient tersebut bakalan mahal, tak kurang dari kisaran 30 juta pounds.

AC Milan sendiri memang masih butuh pemain top sekaligus berpengalaman di lini belakang. Koscielny dipercaya menjadi pilihan yang pas untuk bertandem dengan bek Argentina, Mateo Musacchio di musim mendatang.(vip/id/the sun)

 

Gaji Fastastik Carlos Tevez, Tidurpun Dibayar Rp 483 Juta

Carlos Tevez

Inilahdepok.id – Merumputnya Carlos Tevez ke Shanghai Shenhua cukup mengejutkan banyak pihak khususnya masalah gaji yang diterimanya sebesar 615 ribu Poundsterling, atau sekitar (10,1 miliar Rupiah) per pekan. Dengan raihan gaji barunya itu, Ia kini menjadi pemain dengan gaji tertinggi seantero jagat.

Tevez hengkang dari Juventus di tahun 2014 dengan alasan rindu kampung halaman. Ia memutuskan kembali ke Argentina memperkuat Boca Juniors. Hanya 18 bulan, pemain 32 tahun memilih meninggalkan kampung halamannya ke Tiongkok.

Mantan bomber Manchester United itu sepakat dengan kontrak dua tahun yang ditawarkan Shanghai Shenhua. Tevez menjadi pemain dengan gaji tertinggi di dunia mengalahkan Cristiano Ronaldo yang menerima 365 ribu Poundsterling (6,01 miliar Rupiah) per pekan.Dengan gaji 615 ribu Poundsterling per pekan, artinya Tevez mendapatkan bayaran 63.960.000 juta Poundsterling (1,054 triliun Rupiah) selama dua tahun. Per tahunnya, ia menerima 31.980.000 juta Poundsterling (527 miliar Rupiah).

Maka, jika dihitung-hitung, Tevez menerima gaji 3.660 Poundsterling (60,3 juta Rupiah) per jam. Artinya, andai pemain asal Argentina itu sehari tidur selama delapan jam, ia akan menerima gaji 29.285 ribu Poundsterling (483 juta Rupiah). Dengan demikian, saat tidur pun pundi-pundi Tevez terus bertambah.

Di Shanghai Shenhua, Tevez akan bergabung di satu tim dengan beberapa nama ga asing, seperti Obafemi Martins, Demba Ba dan pelatih Gustavo Poyet.(ctr/id**)

Ultras Inter: Icardi Bukan Lagi Kapten Kami, Selamanya

mauro-icardi-inter-milan

Inilahdepok.id – Perseteruan Mauro Icardi dengan Ultras Inter Milan hingga kini tak kunjung reda. Walau Icardi sudah meminta maaf, namun Ultras Inter tetap keras menolaknya sebagai kapten.

Hubungan Ultras Inter dan Icardi memanas setelah dalam otobiografinya striker asal Argentina itu mengaku akan menyewa 100 bandit Argentina untuk membunuh para Ultras. Itu dikarenakan Icardi kesal dengan perlakuan Ultras Inter yang membuang jerseynya usai Inter dikalahkan 1-3 dari Sassuolo pada musim 2015.

Kala itu, Icardi dan Freddy Guarin mendatangi Ultras Inter di tribun, ia pun memberikan jerseynya pada fan cilik Inter. Namun menurut klaim Icardi dalam bukunya, jersey itu dirampas ketua Ultras Inter lalu dilempar kembali pada Icardi yang berada di atas lapangan.

Keadaanpun bertambah buruk karena dalam laga lawan Cagliari, Minggu (16/10/2016) Icardi gagal mengeksekusi penalti. Rumahnya pun dihampiri Ultras yang semakin geram dengan prilaku Icardi.

Berikut Pernyataan Ultras

Situasi sempat kembli tenang setelah Icardi menyampaikan permohonan maafnya pada Ultras. Manajemen Inter juga telah menghukum Icardi walau tak mencabut ban kapten padanya.

“Bagi kami atau semua orang, kapten Inter Milan adalah simbol. Dia harus berpengalaman, karisma, integritas, intelegensia, dan kerendahan hati,” bunyi pernyataan resmi Ultras seperti dilansir Soccerway.

“Armando Picchi, Giacinto Facchetti, Sandro Mazzola, Giuseppe Bergomi, dan Javier Zanetti semuanya bertolak belakang dengan Icardi. Rasanya tidak perlu lagi membicarakan Icardi. Dia bukan kapten kami sekarang dan selamanya.”(**)

Icardi Main Ciamik, Inter Milan Kalahkan Juventus

Inilahdepok.id – Milan sukses menang 2-1 atas Juventus di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu (19/9/2016) malam WIB dalam laga lanjutan Serie A. Striker Inter Milan, Mauro Icardi tampil ciamik. Dengan mencetak satu gol dan satu assists.

Pada petandingan, Juventus mengancam terlebih dahulu. Pada menit pertama, striker Si Nyonya Tua (sebutan Juventus), Mario Mandzukic coba memberikan umpan kepada Sami Khedira yang berada di kotak penalti Inter. Sayang, posisi Khedira sudah terlebih dahulu off side.

Inter coba memberikan tekanan. Pada menit ke-15, Gary Medel melepaskan tembakan jarak jauh menggunakan kaki kanannya. Tapi, akurasi sepakannya masih melenceng dari gawang Gianluigi Buffon.

Delapan menit kemudian, Eder melepaskan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti Juventus. Sayang, bola hasil sepakannya masih melebar tipis di sebelah kiri gawang Si Nyonya Tua.

Menit ke-37, bintang Juventus, Miralem Pjanic menyepak bola dari luar kotak penalti dengan kaki kanannya. Bola hasil sepakannya masih belum menemui sasaran. Skor imbang tanpa gol menutup paruh pertama.

Tim tamu mencetak gol terlebih dahulu. Pada menit ke-66, bek sayap Juventus, Alex Sandro melepaskan umpan silang yang berhasil disontek Stephan Lichtsteiner. Kiper Inter, Samir Handanovic pun memungut bola dari gawangnya.

Sayang keunggulan Si Nyonya Tua tak berlangsung lama. Dua menit berselang, Mauro Icardi berhasil menyamakan kedudukan. Striker Inter menyundul bola usai memanfaatkan umpan sepak pojok Ever Banega. Bola sundulan Icardi tak kuasa dibendung Buffon.

Selanjutnya Inter berbalik unggul pada menit ke-78. Icardi melepaskan umpan lambung yang disambut dengan sundulan Ivan Perisic. Bola yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang Juventus itu tak bisa dihentikan Buffon.

Pada menit ke-89, Inter harus bermain dengan 10 pemain. Setelah Ever Banega diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Alex Sandro. Namun hal itu tak mampu mengubah skor 2-1 untuk kemenangan Inter.

Dari kemenangan ini Inter berada di posisi keenam dengan mengemas tujuh poin. Sementara Juventus gagal menggusur Napoli di puncak klasemen. Untuk saat ini, Si Nyonya Tua berada di posisi kedua dengan mengemas sembilan poin, tertinggal satu angka dari Napoli.

Beriku Susunan Pemain Kedua Tim:

Inter Milan: Handanovic, D’Ambrosio, Miranda, Murillo, Santon, Medel, Joao Mario, Candreva, Banega, Eder, Icardi.

Juventus: Buffon, Benatia, Bonucci, Chiellini, Lichtsteiner, Khedira, Asamoah, Pjanic, Alex Sandro, Mandzukic, Dybala.

(id/l**)