- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Heboh! Ketua BEM UI ‘Di Ancam’ TPDI: Gaya Orde Baru, ‘Tanda-Tanda Akan Kembali’

  • Bagikan
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia ( BEM UI ) Melki Sedek Huang( Foto: popmama)

inilahdepo.id – Koordinator Perekat Nusantara dan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus akhirnya angkat bicara menanggapi masalah  Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia ( BEM UI ) Melki Sedek Huang yang mengaku dapat ancaman mengarah ke tindakan intimidasi sampai ke orang tua hingga guru waktu SMA  di Pontianak, Kalimantan Barat.

Diketahui, Melki adalah sosok Ketua BEM UI  yang vokal mengkritik masalah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batasan usia capres-cawapres.

“Sebetulnya, pekerjaan mengintimidasi mahasiswa di berbagai pergerakan mahasiswa selama ini merupakan persoalan yang biasa terjadi di jaman orde baru, sebab sejak orde reformasi 1998 hingga sekarang, hampir tidak ada intimidasi atau usaha menakut-nakuti secara terbuka terhadap mahasiswa yang vokal dengan menggunakan aparat TNI-Polri,” kata Petrus Selestinus seperti dikutip sindonews, Pada kamis (9/nov/2023).

Baca Juga :  Arap Saudi Resmi Membuka Pintu Umrah untuk Indonesia !

Oleh sebab itu menurutnya, peristiwa seperti intimidasi dan teror yang dialami oleh Melki Sedek dan orang tuanya terkait aksi-aksi mahasiswa yang terjadi akhir-akhir ini merupakan tanda-tanda kembali bangkitnya sisa-sisa kekuatan orde baru (orba) yang merasa sebentar lagi akan memenangkan Pemilu 2024.

“Sehingga gaya-gaya orba kembali dilakukan sebagai tes ombak,” Tegas dia.

Petrus pun meminta Melki Sedek jangan takut.

“Saya melihat apa yang dialami Melki Sedek itu sebuah tes ombak untuk melihat reaksi publik seperti apa. Karena itu, Melki Sedek jangan takut berjuang, maju terus karena semua pihak akan mendukung Melki Sedek,” katanya.

Seperti ramai diberitakan sebelumnya, Ketua BEM UI Melki Sedek Huang mengaku mendapat sejumlah ancaman mengarah ke intimidasi hingga ke orang tua maupun guru semasa SMA di Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca Juga :  Seorang Ibu Lanjut Usia Jadi Korban Penganiayaan di Depok

“Ibu saya di rumah didatangi aparat keamanan ada dari TNI-Polri menanyakan ke ibu saya, Melki biasa balik ke rumah kapan? Melki kegiatan dulu di rumah ngapain saja?” ujar Ketua BEM UI saat ditemui di Lapangan Rotunda Kampus UI Depok, Jawa Barat, Selasa (7/11/2023).

“Ibu komunikasi dengan Melki gimana? beberapa kali ditanyakan termasuk guru di sekolah saya. HP saya pun sudah beberapa kali ditelepon oleh aparat keamanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tahun Politik Ulama di Depok Diajak Menjaga Kondusifitas

Melki pun tak gentar dengan ancaman yang diterimanya. Ia menilai, semakin banyak ancaman posisinya kritis di jalan yang benar.

“Tapi tidak satu pun ancaman itu buat kita gentar, artinya kalau kita semakin banyak diancam, kita sudah di jalan yang benar,” tegasnya.

Melki menyebut, sebenarnya ancaman telah diterimanya sejak awal tahun menjadi Ketua BEM UI. Namun menjelang dan setelah aksi menolak putusan MK semakin banyak.

“Ancaman dari awal tahun menjadi Ketua BEM UI, tapi habis aksi dan menjelang aksi putusan MK semakin banyak,”tuturnya memungkas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *