- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Warga Sukmajaya Menanam 10 Ribu Alpukat Miki Cegah Global Warming

  • Bagikan

Inilahdepok.id- Dalam rangka mendukung penanganan global warming atau pemanasan global dan peningkatan ekonomi warga Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok tanam pohon Alpukat Mini sebanyak 10 ribu bibit pohon.

 

“Pokok pikiran (pokir) dibelikan bibit alpukat saya bagikan ke warga se Kecamatan Sukmajaya. Ada 10.000 pohon Alpukat Miki yang dibagikan ke warga. Saya harap satu rumah satu pohon alpukat ditanam,” kata Anggota DPRD Depok Supariyono, Selasa (18/7/2023).

Baca Juga :  Tas Hitam Misterius di Jalan Kartini Depok Gegerkan Warga

 

Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan alasan membagikan pohon alpukat karena banyak manfaat dari segi lingkungan dan ekonomi.

 

“Alpukat Miki ini perawatanya tidak sulit semua orang bisa tanam. Apa lagi harganya sekarang cukup mahal,” ungkap Supariyono.

 

Selain itu Supariyono mengatakan kondisi cuaca di Kota Depok cukup panas karena dampak global warming dengan menanam pohon alpukat mampu mencegah atau mengurangi cuaca panas.

Baca Juga :  Maju Pemilu Legislatif Jabar, Qurtifa Wijaya Siap Untuk Serap Aspirasi Warga Depok

 

“Cukup menjanjikan secara ekonomis disamping itu juga menurunkan global warming. Dulu saya ke Depok itu tahun 1990, Kota Depok masih sejuk. Karena rumah terus dibangun sehingga banyak pohon-pohon yang sudah ditebang,” ungkap Supariyono.

 

Sebanyak 10.000 pohon alpukat dibagikan ke warga Kecamatan Sukmajaya disalurkan pada acara launching gerakan menanam alpukat miki dihadiri Anggota DPRD Depok Qurtifa Wijaya.

Baca Juga :  Operasi Sikat jaya Polrestro Depok, Amankan 102 'Preman'

 

Supariyono menambahkan pembagian pohon alpukat ke warga tidak hanya sekedar dibagikan. Warga juga mendapat bimbingan dan pelatihan perawatan pohon alpukat.

 

“Baru launching kemarin Senin (17/7), dan tanggal 22 Juli ada pelatihan budidaya alpukat di Cikidang, Sukabumi. Saya ajak 100 warg untuk ikut pelatihan supaya termotivasi budidaya alpukat,” ungkap Supariyono. *

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *