- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Sah! DPR Setujui UU APBN 2022, Berikut Rincianya!

  • Bagikan
Ketua DPR RI Puan Maharani

 Inilahdepok – DPR RI resmi telah menyetujui Rancangan Undang-Undang atau RUU APBN 2022 untuk ditetapkan menjadi UU APBN 2022.

Persetujuan itu dilakukan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani melalui Rapat Paripurna ke-6 masa persidangan I tahun sidang 2021-2022, yang digelar hari ini Kamis (30/9/2021)

Seperti laporan yang dibacakan Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, persetujuan tersebut diberikan oleh Fraksi PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, Demokrat, PAN, PKB, dan PPP. Sementara itu dari Fraksi PKS menyetujui namun dengan 27 catatan.

Said Abdullah mengungkapkan, salah satu poin asumsi makro dalam UU APBN 2022 terkait target pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,2 persen.

Menurutn dia, itu target yang realistis setelah ekonomi nasional bisa bangkit dari resesi pada kuartal II 2021 lalu.

“Walaupun pada triwulan III 2021 pertumbuhan ekonomi akan kembali terkoreksi, namun kita optimis pertumbuhan ekonomi tahun 2021 akan mencapai kisaran paling tidak 3,7-4,5 persen.

Inilah modal untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen pada tahun 2022,” katanya, Kamis (30/9/2021).

Lainya, asumsi makro yang telah disepakati DPR dan pemerintah dalam UU APBN 2022 diantaranya yakni:

1. laju inflasi 3 persen

2. nilai tukar rupiah Rp 14.350 per dolar AS

3. harga minyak mentah USD 63 per barel

4. lifting minyak bumi 703 ribu barel per hari

5. lifting gas bumi 1.036 ribu barel setara minyak per hari

Adapun target pembangunan yang juga disepakati yakni:

1. tingkat pengangguran terbuka 5,5-6,3 persen

2. tingkat kemiskinan 8,5-9 persen

3. gini rasio 0,376-0,378

4. indeks pembangunan manusia 73,41-73,47

5. nilai tukar petani 103-105

Baca Juga :  dr Lois Owien Tersangka ‘Sebarkan Berita Bohong’ Terkait Covid-19

6. nilai tukar nelayan 104-106

Hasil Pendapatan negara pada UU APBN 2020 diproyeksikan meningkat seiring prospek pemulihan ekonomi dan penguatan dari reformasi perpajakan.

Anggaran pendapatan negara sebesar Rp 1.846 triliun, terdiri atas target penerimaan pajak Rp 1.510 triliun (lebih tinggi Rp 3 triliun dari target perpajakan yang diusulkan dalam RAPBN 2022), dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 335 miliar.(ta/J1**/L6)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *