- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Inilah Alasan Mengapa Dosis Kedua Vaksin AstraZeneca Lebih Lama !

  • Bagikan
ilustrasi

Inilahdepok – Indonesia  menerima berbagai merek vaksin Covid-19 yang didatangkan dari luar negeri dalam usaha menghilangkan pandemi.

Masing-masing vaksin  memiliki sejumlah perbedaan mulai dari kandungan vaksin, efek samping yang ditimbulkan hingga jangka waktu pemberian dosis kedua.

Vaksin AstraZeneca merupakan salah satu vaksin yang memiliki jangka waktu pemberian dosis kedua yang cukup lama dibanding merek vaksin lainnya. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 4-12 minggu untuk penyuntikan dosis kedua setelah penyuntikan pertama. ada apa alasannya?

“Alasan dosis kedua AstraZeneca harus menunggu antara 8-12 minggu, dan sebaiknya menunggu selama 12 minggu, karena dinilai akan memberikan pembentukan antibodinya lebih baik,” tutur Ph.D Candidate in Medical Science Kobe University, dr Adam Prabata saat melakukan Live Streaming Instagram-nya, Selasa (14/9/2021).

Untuk pengujian, dr. Adam menjelaskan Vaksin AstraZeneca ada beberapa level, Level 1 yakni menunggu 8-12 minggu yakni jangka waktu pemberian dosis 2, level 2 yakni menunggu 15-25 minggu, dan level 3 yakni menunggu 44-45 minggu. Meski jangka waktu level ketiga dinilai lebih baik, dr Adam Prabata lebih menganjurkan untuk mengikuti sesuai prosedur yang telah disediakan oleh pemerintah dibanding harus menunggu selama satu tahun.

“Kalau vaksin kedua tersebut ternyata kelewatan dari 12 minggu, tidak apa-apa, tapi kalau bisa sesegera mungkin langsung divaksin dan mengikuti jadwal sesuai pemerintah. Karena jika hanya penggunaan vaksin dosis satu saja tidak terlalu bagus keefektivitasannya,” ucap dr. Adam Prabata.

Pemerintah dan ahli vaksin dari berbagai negara akan terus melakukan uji klinis seputar efektivitas dari masing-masing vaksin covid-19 yang  dihadirkan dan disebarkan di dunia. Sehingga ada beberapa pihak melakukan perpanjangan jangka waktu pemberian dosis vaksin kedua lebih lama terhadap vaksin didasarkan pada hasil penelitian uji efektivitas.

(op.id*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *