- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Rencana PPKM 6 Minggu, DPR RI Minta Pemerintah Perhartikan Soal Ini

  • Bagikan
Inilah Daftar Nama Lengkap Pimpinan Komisi I Hingga Komisi XI DPR-RI

Inilahdepok.id –  Rencana Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama 6 minggu. Pemerintah diminta untuk lebih memperhartikan dan menyiapkan bantuan untuk masyarakat paling bawah terdampak Covid-19.

“Belum dipastikan PPKM 6 Minggu. Kalau sudah pasti, saya kira pemerintah harus menyiapkan langkah-langkah untuk kelas menegah bawah. Tidak ada jalan lagi kecuali bansos,” kata Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Abdul Muhaimin Iskandar dikutip dari situs DPR RI, Kamis (15/7/2021).

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, tugas DPR RI adalah mengawasi sekaligus mengkaji kebijakan yang diambil pemerintah, untuk dilihat seberapa efektif perkembangannya.

Baca Juga: Kapolres Metro Depok Lurah Panmas Terbukti Langgar PPKM Darurat

“Ini kan Pemerintah terus mengkaji dan kita juga DPR melihat efektivitas daripada PPKM darurat ini, apakah angka penyebaran ini bisa menurun atau bisa ditekan, toh ternyata dalam waktu beberapa hari setelah PPKM diberlakukannya malah terus naik, ini kan harus ada skema yang begitu efektif apa yang harus diambil,” terang Cucun.

Baca Juga: Empat Terminal Bus Tipe A Siap Dukung PPKM Darurat  

Cucun juga menambahkan, jika memang ada wacana untuk melakukan PPKM Darurat 6 minggu, pemerintah harus melakukan kajian yang matang, tentang bagaimana orang yang kehilangan pekerjaan, dan beberapa sektor yang berhenti akibat adanya pandemi ini. Karena beberapa sektor essensial masih perlu melakukan pelayanan publik, namun terhenti atau terhambat karena adanya PPKM Darurat ini.

“Makanya kalau ada wacana misalkan perpanjangan PPKM sampai nanti 6 minggu, ini harus ada kajian yang matang karena banyak penundaan yang timbul dari resiko WFH (work from home). Tapi dari sisi lain, bagaimana pemberlakuan PPKM darurat ini masih dapat menghidupkan di sektor-sektor yang masih bisa membangkitkan ekonomi,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *