- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Pengali Kubur Makam Pasien Covid-19 Kewalahan di Depok

  • Bagikan
ilustrasi pemakaman covid-19
Penggalian liang kuburan bagi pasien Covdi-19 di Kota Depok yang meninggal dunia dibantu alat berat berupa spider mini.(ist)

Inilahdepok.id – Tingkat kasus Covid-19 di Kota Depok mengalami lonjakan tinggi. 

Hal itu terlihat dari kondisi tempat pemakaman umum (TPU) di kawasan Kecamatan Tapos, para pengali liang kubur sibuk mengali untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

“Cukup sibuk petugas pengali kubur di TPU Tapos. Biasanya mereka mengali liang lahat untuk makam pasien Covid-19 biasanya hanya satu, lima hingga sepuluh. Tapi kemarin mencapai 40 liang lahat yang digali untuk makam pasien Covid-19 yang meninggal dunia dikuburkan di sini, ” kata Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono di lokasi TPU Tapos.

Kata Imam, para petugas yang bertugas di TPU Tapos ini mengaku kewalahan ketika kasus Covid-19 di Depok tinggi. Sebab, banyak warga terpapar Covid-19 meninggal dunia dan dikuburkan di TPU Tapos.

“Para pengali liang kubur mengaku kelelahan mengali kubur karena banyak pasien yang meninggal dunia, ” kata Imam.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono memberikan bantuan sembako kepada pengurus makam TPU Tapos. (ist)
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono memberikan bantuan sembako kepada pengurus makam TPU Tapos. (ist)

Dibantu Spider Mini

Untuk mengurangi beban dan mempercepat waktu pengali kubur di pemakaman di TPU Tapos.

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas PUPR Depok membantu dengan menurunkan alat berat Spider Mini untuk mengali liang kubur.

“Pemerintah Kota Depok memfasilitasi dengan spider mini alat untuk mengali tanah. Sehingga tenaga pengali kubur hemat. Dipinjamkan oleh PUPR. Petugas di sini bekerja hingga malam untuk mengali kubur karena jasad pasien harus dimakamkan segera mungkin, ” tutur pria yang akrab disapa IBH.

Alasan IBH datang ke TPU Tapos untuk memberikan semangat para petugas pengali kubur.

Ia juga memberikan bantuan berupa sembako ala kadarnya.

“Mereka sekarang ini bekerja ekstra. Begitu juga petugas pengantar jenazah dan pemulsaran jenazah yang setiap hari harus mengurus jenazah pasien Covid-19, ” kata dia.

“Pimpinan kami sepakat untuk memberikan tambahan honor sesuai kerja mereka hingga malam. Kita do’akan mereka sehat dan diberikan semangat dalam menjalankan tugas, ” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *