- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Kasus Covid-19 Mengkhawatirkan, Walkot Bogor: Sudah Nyaris Melampaui Batas Kita

  • Bagikan
Ridwan Kamil dan Bima Arya, disela Rakernas III PAN di Bandung

Inilahdepok.id РPenyebaran kasus Covid-19 di Kota Bogor sangat mengkhawatirkan. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya usai mengunjungi Rumah Sakit Maezoeki Mahdi, Minggu (27/6/2021). 

“Ketersediaan tempat tidur (BOR) di 21 rumah sakit rujukan sudah terisi hampir penuh.Situasinya sudah nyaris melampaui batas kita semua untuk menanganinya. Harus ada langkah-langkah yang luar biasa secara lebih makro,” kata Bima Arya.

Berdasarkan data pada Dinas Kesehatan (Dinkes), dalam sepekan terakhir angka kasus positif COVID-19 di Kota Bogor sudah mencapai rata-rata 300 kasus per hari.

“Hari Minggu ini sampai pukul 14:00 WIB, kasus positif COVID-19 sudah mencapai 262 kasus,” katanya.

Ia menjelaskan warga Kota Bogor yang positif COVID-19 dan masih sakit saat ini ada sebanyak 3.023 kasus, sedangkan ketersediaan tempat tidur (BOR) untuk pasien COVID-19 di 21 rumah sakit rujukan ada 936 tempat tidur, serta di Pusat Isolasi COVID-19 di Gedung Pusdiklat BPKP di Ciawi ada 100 tempat tidur.

“BOR di RSUD sudah penuh 100 persen untuk pasien COVID-19, sedangkan di rumah sakit lainnya secara keseluruhan juga sudah terisi hampir penuh,” katanya.

Ia juga menyebutkan persentase peningkatan kasus COVID-19 di Kota Bogor pada pekan ini mencapai 78 persen, dan angka kematian kasus COVID-19 pada pekan ini mencapai 125 persen.

“Angka-angka ini sudah sangat mengkhawatirkan,” katanya.

Ditegaskannya bahwa perlu diberlakukan kebijakan yang lebih ketat dalam skala lebih makro, agar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro (PPKM mikro) di tingkat RW dan RT bisa tetap berjalan efektif.

“Tanpa ada pembatasan yang ketat dalam skala lebih makro, maka PPKM mikro tidak akan efektif,” tutup Bima Arya Sugiarto.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *