- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Kasus Naik PPKM Depok Diperpanjang, Ini Peraturanya Wajib Dipatuhi

  • Bagikan

Inilahdepok.id – Tren kasus postif Covid-19 di Kota Depok, Jawa Barat semakin naik membuat Pemerintah Kota Depok memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Perpanjangan PPKM selama 14 hari terhitung pada 15 Juni hingga 28 Juni 2021 hal itu tertera dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Nomor 443/243/Kpts/Dinkes/Huk/2021 tentang perpanjangan ketujuh Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk pencegahan, penanganan, dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Depok melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

SK tersebut mengatur mengenai sejumlah aktivitas masyarakat. Pertama,  tempat kerja atau perkantoran menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 70 persen dan Work From Office (WFO) 30 persen, dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Pengaturan waktu kerja secara bergantian, dan pada saat WFH tidak melakukan mobilitas ke daerah lain. Kedua, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara dalam jaringan (daring) atau online.

Ketiga, sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi, teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, kontruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100 persen. Dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Keempat, kegiatan restoran dibatasi sampai dengan pukul 21.00 WIB, dengan pengaturan makan atau minum di tempat paling banyak okupansi meja sebesar 50 persen dengan protokol kesehatan yang lebih ketat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *