- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Kasus Covid-19 di Depok Naik Terus, Terbaru Tembus 511 Kasus

  • Bagikan
Update Covid-19 di Indonesia per 27 Juni 2021

Inilahdepok.id-   Satgas Penangana Covid-19 Kota Depok merilis angka kasus positif Covid-19 terus bertambah pertanggal 18 Juni 2021 mencapai  511 kasus.

Angka ini melonjak signifikan dari rata-rata kasus harian yang hanya 150 kasus saja. Bahkan disebut jumlah kasus hari ini merupakan yang tertinggi selama pandemi terjadi.

Jumlah hari ini (18 Juni 2021) tercatat sebanyak 53.512 kasus, pasien aktif 3.232 orang, sembuh 49.171 orang dan meninggal 1.000 orang.

Pada hari sebelumnya, kasus terkonfirmasi 53.001 orang, pasien aktif 2.837 orang- sembuh 49.171 orang, meninggal 993 orang. Artinya ada penambahan kasus sebanyak 511 hari ini.

“Penambahan 511 kasus. Memang ini penambahan yang cukup tinggi selama enam bulan terakhir. Sebelumnya kami belum pernah menembus angka 511 kasus dalam satu hari,” kata Jubir Satgas Penangana Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.

Berpengaruh Akupansi Tempat Tidur Rumah Sakit

Melonjaknya jumlah kasus berpengaruh pada okupansi tempat tidur di rumah sakit. Saat ini bed occupancy rate (BOR) sudah mencapai 80 persen atau diatas ambang batas WHO. Oleh karena itu pihaknya meminta warga tetap patuh pada protokol kesehatan 5M.

“Ruang ICU kita BORnya saat ini 88,18 persen. Ruang isolasi yang ada di rumah sakit 902 bed, dan saat ini BORnya diangka 84,59 persen,” paparnya.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok Devi Mayori mengakui adanya lonjakan kasus sejak sepekan lalu. Hal itu dipicu dari libur Lebaran 2021.

“Kondisi RSUD di minggu terakhir itu peningkatannya tajam, lumayan lah, peningkatannya agak berlebih daripada yang sudah-sudah. Yang signifikan banget, ya, di sepekan terakhir. Naiknya pelan-pelan di minggu 1-2 habis Lebaran, naik sedikit, kira-kira 20 persen terisi, lalu 22 persen, lalu ke 25. Minggu keempat naik jadi 30 persen, 40, sampai kemarin 58 persen,” katanya.

Di RSUD Kota Depok menyediakan 128 tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19. Pihaknya sudah melakukan upaya mitigasi jika kedatangan pasien Covid-19 terus meningkat.

“Kita sudah antisipasi juga, mulai memikirkan apakah ruang perawatan (pasien) umum akan kita pakai separuhnya (untuk pasien Covid-19),” paparnya.

Namun pihaknya mengaku sudah tidak bisa menambah ruang ICU. Karena butuh penambahan fasilitas dan perawat secara khusus, bukan sekadar membuka kamar.

Dari 8 ruangan ICU untuk pasien Covid-19 dewasa dan 1 pasien Covid-19 anak-anak yang ada, per kemarin tinggal tersisa 1 ruangan. “Sementara sudah tidak ada ruangan lagi, karena ICU penyakit umum saja saat ini hanya 2,” pungkasnya.

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *