- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Perhartian, Ibu Hamil dan Bayi dalam Kandungan Berisiko Terinfeksi Covid-19

  • Bagikan
Ilustrasi

Inilahdepok.id –  Peningkatan kasus  Covid-19 di Provinsi Jawa Barat (Jabar) makin memprihatinkan, berdasarkan fakta bahwa ibu hamil dan anak yang dikandungnya memiliki potensi risiko yang cukup tinggi terinfeksi Covid-19.

Hal itu berdasarkan data Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung. Selama 2021 terdapat sekitar 400 ibu hamil yang suspect dan 260 positif Covid-19. Diketahui RSKIA sebagai salah satu RS rujukan Covid-19 telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jabar No. 445/ Kep.186-Dinkes/ 2020.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa melihat kasus yang terjadi di Kota Bandung, pada prinsipnya Covid-19 mampu menyerang siapapun termasuk ibu hamil dan bayi yang masih dalam kandungan.

“Di RSKIA ini ibu hamil yang terkena Covid-19 hampir 60%. Ini menunjukkan Covid-19 sudah tidak pandang bulu, ibu hamil bahkan berisiko pada anak yang dikandungnya,” ujar Menko PMK usai meninjau fasilitas dan pelayanan RSKIA Kota Bandung, Jabar, Rabu (16/6/2021) dalam keteranganya.

Merujuk hasil pantauannya langsung di lapangan bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Menko PMK mengaku sangat mengapresiasi fasilitas dan pelayanan RSKIA.

Ibu hamil yang terindikasi Covid-19 dilakukan pemeriksaan dan setelah dinyatakan positif langsung ditangani intensif termasuk hingga saat melahirkan.

“Anak yang dilahirkan juga akan langsung ditangani dan diperiksa ulang untuk memastikan apakah dia suspect atau sudah positif (Covid-19) seperti yang terjadi pada ibunya,” ungkap Menko PMK.

Muhadjir pun berharap kondisi RSKIA yang saat ini sudah mencapai 80% lebih dari kapasitas tempat tidur (bed) untuk pasien Covid-19 bisa mendapatkan tambahan dari pemerintah pusat terutama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *