- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Kasus Covid-19 Alami Kenaikan, Wawalkot Depok: Semua Harus Saling Jaga

  • Bagikan
Update Covid-19 di Indonesia per 27 Juni 2021

Inilahdepok. id – Kasus Covid-19 di Kota Depok mengalami peningkatan berdasarkan keterangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melaporkan terjadi peningkatan cukup banyak kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (13/6/2021). 

Sehari lalu, positif Covid-19 dibawah angka 100 kasus dan saat ini terjadi penambahan sebanyak 350 kasus.

Melihat kondisi seperti ini Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono meminta kepada masyarakat untuk bisa saling menjaga, jaga diri, keluarga, dan warga Depok agar terhindar penyebaran Covid-19.

“Kasus Covid-19 sedang naik kasusnya. Mohon semua bisa saling menjaga. Makasih kepada RT, RW, Lurah, Camat, TNI dan Polri yang ikut aktif dalam menggerakkan RW tangguh siaga Covid-19, tetap ya 3 M dan 2i, ” kata Imam.

Jumlah Kasus Covid-19 Sebanyak 51.851 Kasus 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melaporkan terjadi peningkatan cukup banyak kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (13/6/2021). Sehari lalu, positif Covid-19 dibawah angka 100 kasus dan saat ini terjadi penambahan sebanyak 350 kasus.

“Kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 350 orang. Total kasus positif Covid-19 menjadi 51.851 kasus,” ujar juru bicara (Jubir) GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana.

Adapun jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 yang sembuh bertambah sebanyak 53 orang. Sehingga totalnya menjadi 48.767 orang sembuh.

“Sedangkan, untuk kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Depok bertambah tiga kasus. Totalnya korban meninggal menjadi 978 orang,” ungkap Dadang.

Jumlah kasus konfirmasi aktif Covid-19 di Kota Depok adalah sebanyak 2.106 kasus. Kemudian, tercatat jumlah warga Kota Depok yang berstatus kontak erat aktif berjumlah sebanyak 1.012 orang. Sedangkan untuk kategori kasus suspek aktif di Kota Depok adalah sebanyak 131 orang.

“Saat ini kami akan lebih mengintensifkan penegakan 5M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Termasuk, melakukan penguatan terhadap 3T yakni testing, tracing, dan treatment,” pungkas Dadang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *