- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Tutup Perpanen di Depok, Disnaker Patau Nasib Karyawan Giant

  • Bagikan
Gerai swalayan Giant, Jalan Tole Iskanda Depok, beberapa waktu lalu. Foto : Pakde Iyok

Inilahdepok. id – Lebih dari 200 karyawan Giant di Kota Depok dirumahkan karena per -Juli 2021 berhenti beroperasi. 

Kondisi ini berdampak kepada perekonomian ratusan karyawan yang dirumahkan.

Hal ini membuat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok terus memonitor terkait kejelasan nasib karyawan Giant di Kota Depok.

“Ya rencana mau tutup. Nasib karyawan giant akan terus kami monitor,” ujar Kepala Disnaker Kota Depok, Manto, di ruang kerjanya, Jumat (28/05/2021).

Menurut informasi yang didapat dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pekerjaan (Aspek) Indonesia, terdapat kurang lebih 200 pegawai Giant di Kota Depok.

Namun, belum diketahui terkait kejelasan nasib para karyawannya, karena pihaknya baru akan melakukan pertemuan dengan manajemen Giant.

“Kami baru bertemu DPC, belum sampai ke manajemen Giant. Nanti kami atur untuk pertemuannya,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya akan terus melakukan monitoring atau memantau kelanjutan nasib para pegawainya. Pemantauan dilakukan hingga mereka mendapatkan haknya.

“Perusahaan harus memberikan hak sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Pesangon. Jadi, tidak mengacu pada undang-undang yang baru. Mudah-mudahan perusahaan bisa menyelesaikan persoalan tersebut,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *