- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Pasca Lebaran 2021 Terbentuk Klaster Covid-19 Baru di Jakarta hingga Bogor

  • Bagikan

Inilahdepok.id – Klaster baru penularan Covid-19 sudah bermunculan pasca Lebaran 2021. Klaster baru muncul dan tersebar di sejumlah wilayah di Jabodetabek itu pada umumnya berawal dan berasal dari warga yang kembali dari mudik atau acara halal bihalal.

Berikut kami rangkum 4 klaster baru penularan Covid-19 yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Bogor.

Johar Baru, Jakarta Pusat

Satu keluarga di Johar Baru, Jakarta Pusat, dilaporkan terpapar Covid-19 usai kembali dari mudik Lebaran.

Kapolsek Johar Baru, Kompol Edison mengatakan, keluarga tersebut terdiri dari empat orang dan saat ini sudah diisolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran.

Sebanyak 241 warga Kecamatan Johar Baru juga menjalani rapid antigen yang dilaksanakan oleh pihak kecamatan dan kepolisian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 orang dinyatakan reaktif Covid-19.

Warga yang reaktif akan dites swab polymerase chain reaction (PCR) guna memastikan status kesehatannya. Warga tersebut akan dibawa ke RSD Wisma Atlet jika terbukti positif covid-19 berdasarkan hasil tes PCR.

Cilangkap, Jakarta Timur

Sebanyak 102 warga RT 03/RW 03 Kelurahan Cilangkap, Jakarta Timur dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan tes swab PCR.

Awal mula terbentuknya klaster penularan Covid-19 itu adalah warga yang mengadakan pertemuan bersama saat Lebaran 2021. Padahal, tidak banyak warga di RT 03 yang mudik.

Warga yang dinyatakan positif Covid-19 langsung menjalani isolasi mandiri guna mencegah meluasnya penularan virus corona.

Sementara itu, karantina mikro juga sudah diberlakukan di lingkungan RT 003 tersebut sejak Rabu (19/5/2021) hingga 14 hari ke depan.

Fasilitas umum, seperti masjid dan mushala, ditutup. Warga dilarang meninggalkan rumah, kecuali untuk kepentingan darurat.

Aktivitas warga dan usaha hanya dibatasi sampai pukul 21.00 WIB. Pemilik usaha sektor tidak strategis untuk sementara diimbau tidak buka.

Kebutuhan makan warga dilayani dua kali sehari oleh tim bantuan di posko darurat di Jalan Assyafiyah.

Bogor, Jawa Barat

Sebanyak 58 warga di Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat dinyatakan positif Covid-19.

Pemkot Bogor pun mengeluarkan peringatan dengan memberlakukan karantina wilayah atau lockdown di Perumahan Griya Melati.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk melakukan kajian mendalam terhadap penyebaran kasus Covid-19 yang telah menulari puluhan warga di sana.

Bima mengatakan, dari hasil penelusuran, diduga terpaparnya warga di sana setelah ada salah satu anggota keluarga di perumahan itu yang terjangkit virus Covid-19 setelah pulang dari luar kota sebelum Lebaran.

Bima pun telah meminta agar warga yang terkonfirmasi positif juga dilakukan tes genome sequencing untuk mengantisipasi adanya varian virus baru dari kasus tersebut.

Jagakarsa, Jakarta Selatan

Satu kawasan Rukun Tetangga (RT) di Jagakarsa, Jakarta Selatan tepatnya RT 004 RW 002 menerapkan lockdown atau karantina wilayah skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19.

Mereka diduga saling menularkan virus Corona usai melaksanakan mudik dan halal bihalal selama periode libur Lebaran pada pertengahan Mei lalu.

Sebanyak enam di antara ke-13 warga yang positif Covid-19 dirawat di rumah sakit, sementara tujuh lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Dua di antara warga tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 usai kembali ke Jakarta dari kampung halaman mereka saat libur Lebaran.

Kini, akses menuju permukiman itu telah ditutup portal guna membatasi mobilitas warga.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *