- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Inilah Doa Niat Puasa Syawal dan Keterangan Hadist Nabi Muhammad SAW

  • Bagikan
Ilustrasi

Inilahdepok. id – Usai menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadan. Umat muslim kini tengah menjalani puasa sunnah yaitu 

puasa Syawal, bulan dimana terdapat sunnah anjuran berpuasa enam hari setelah, setelah 1 Syawal.

Untuk memastikan puasa sunah itu ada Hadist Nabi Muhammad yang menerangkan sebagai berikut:

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ -رَضِيَ اللهُ عَنْهُ- أَنَّ رَسُولَ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- قَالَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“ Dari Abu Ayub Al Anshari RA, Rasulullah SAW berkata, “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR Muslim)

Apa pun ibadah dipastikan ada doa niat agar pelaksanaan ibadah lancar dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Ada pun doa puasa Syawal: 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.

Selain itu, niat puasa Syawal juga bisa dilakukan saat siang hari selama belum makan atau minum.

Berikut niat puasa Syawal yang dilakukan siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawwal hari ini karena Allah SWT.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *