- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Kekaisaran Sunda Nusantara Bermarkas di Depok, Dipimpin Panglima Majelis Agung Archipelago

  • Bagikan

Inilahdepok. id – Usai ramai Babi Ngepet, kini ada markas Kekaisaran Sunda Nusantara berada di Depok, Jawa Barat.

Kabar itu dari salah satu anggota Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Dia adalah Rusdi Karepesina.

Pria kelahiran 1966 ini mengaku anggota dari Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Ia menyebut markas Kekaisaran Sunda berada di Depok.

Saat ditanya bentuk pemerintahan Kekaisaran Sunda, Rusdi menjawab tidak ada kaisar yang memimpin.

Namun, ada satu sosok yang cukup disegani yakni Panglima Majelis Agung Archipelago.

“Itu perpanjangan tangan dari Kekaisaran,” kata Rusdi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/5/2021).

Ditanya lebih detail, Rusdi tidak mau menyampaikan lebih detail letak markas Kekaisaran Sunda. Ia hanya menyebut berada di Depok, Jawa Barat.

“Saya enggak bisa kasih (tahu alamat lengkap). Kantornya (awalnya) di Tangerang tapi sudah ditarik di rumah pimpinan kita di Depok, Jalan Ciliwung. Tapi kalau ke jalan Ciliwung (Depok) itu pasti tahu,” tuturnya.

Terkait klaim pangkat Jenderal Satu yang disandang Rusdi, ia menyebutkan hal itu disematkan oleh pemimpinnya.

“Saya sesuai dengan apa yang tertera diberikan oleh pemimpin kita dan semua itu sudah kita laporkan ke Mahkamah Internasional. Kan ada yang punya bidang masing-masing ada yang sekjennya ada Panglima-nya,” katanya.

Meski demikian, Rusdi mengaku tetap memiliki identitas kewarganegaraan Indonesia.

“Saya punya identitas ada warga negara Indonesia semua ada. Tapi putusan Mahkamah Internasional kita sudah miliki itu juga Kekaisaran itu,” tuturnya.

Akan tetapi dia menjelaskan bahwa Kekaisaran Sunda Nusantara memiliki banyak anggota, namun berbeda dengan Sunda Empire yang sebelumnya juga viral di media sosial.

“Anggotanya banyak. Ini bukan Sunda Empire ya bukan. Kesimpulannya Kekaisaran sudah benar berdasarkan putusan Mahkamah internasional selanjutnya tanya ke pimpinan kita,” katanya.

Kemudian untuk saat ini, Rusdi mengabarkan bahwa dirinya telah selesai menjalani pemeriksaan usai ditahan oleh Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya, lantaran memakai pelat nomor kendaraan tidak sesuai.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menuturkan bahwa pihaknya telah menilang pengemudi mobil pajero yang tidak sesuai ketentuan hukum berlaku.

“Kita tilang berdasarkan Undang-Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),” kata Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi Antara.

Tidak hanya ditilang, saat ini penyidik Polda Metro Jaya juga tengah menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam perkara tersebut.

Sumber: Merdeka

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *