- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Warga Depok Mau Keluar Kota Selama Larangan Mudik Wajib Buat SDKM

  • Bagikan
Wali Kota Depok, Mohammad Idris

Inilahdepok.id – Warga Kota Depok yang ingin keluar kota wajib memiliki Surat Dispensasi Keluar Masuk (SDKM). Pembuatan SDKM itu di kantor kelurahan. Hal ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok dalam rangka pengendalian mobilitas penduduk selama masa peniadaan  mudik lebaran di masa pandemi COVID-19.

SE ini dikeluarkan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Penyakit Virus Corona 2019 (Covid-19).

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang dikecualikan dari kebijakan peniadaan mudik, yang akan ke luar wilayah Kota Depok bentuk dispensasi yang diberikan dengan Surat Dispensasi Keluar Masuk (SDKM) yang dikeluarkan oleh Lurah setempat, dengan format yang terlampir, ” tulis Idris dalam SE yang diterima, Senin (3/5/2021).

SDKM ini kata Idris dikeluarkan oleh  petugas dari daerah asal, selanjutnya melakukan lapor diri kepada RT, RW, Satuan Tugas Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ)  yang dituju dan melakukan isolasi mandiri selama tiga hari. Lalu kata dia, di Depok akan dilakukan penyekatan di beberapa titik.

“Untuk mengendalikan mobilitas penduduk yang masuk ke Kota Depok, pada masa setelah Cuti Idul Fitri dilakukan pengawasan dan operasi yustisi administrasi kependudukan, ” pungkasnya.

Penyekatan di Beberapa Titik

Sementara itu, Polres Metro Depok akan menerapkan penyekatan di beberapa ruas jalan yang sering dilalui pemudik.

Tiga jalan itu adalah jalan arteri yaitu yaitu perbatasan wilayah Depok menuju Bogor.

Adapaun tiga titik yang akan dilakukan penyekatan yakni di Jalan Raya Bogor yang merupakan titik strategis dari Depok menuju Bogor.

Kemudian di Kecamatan Sawangan arah Jalan Raya Tapos, dan terakhir di Bojonggede.

“Tiga titik itu dilakukan penyekatan untuk filterisasi,” tegas Kepala Satuan Lalulintas Polres Metro Depok, AKBP Andi M Indra Waspada.

“Tahun ini di Polres Depok berkerja sama dengan Pemkot Depok sesuai dengan SE No 13 bahwa tahun ini atas kebijakan dan aturan dari pemerintah, kita dilarang untuk mudik. Berkaitan dengan itu, dari kami dari, Polres dan Pemkot, melakukan penyekatan di tiga titik lokasi,” kata.

Kata dia, tiga titik itu menjadi alternatif jalan pengendara untuk keluar Kota Depok jika tidak melalui jalur tol.

Untuk itu, pihaknya melakukan penyaringan dengan melakukan penyekatan di tiga titik tersebut.

“Jadi masyarakat yang dilakukan penyekatan di wilayah tol mereka akan cari alternatif di wilayah kita. Nah di wilayah kita juga dilakukan filterisasi penyekatan, tentunya kita persiapkan untuk putar balikkan,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *