- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Antar Pemudik Pulang Kampung, Puluhan Kendaraan Travel Diamankan Polisi di Depok

  • Bagikan
Kepadatan arus ,udik di jalan pantura

Iniladepok.id – Para pemudik asal Kota Depok yang mau pulang kampung atau mudik lebaran harus batal. Sebab kendaraan travel gelap yang ditumpanginya harus diamankan Satlantas Polres Metro Depok.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi M Indra Waspada mengatakan

penindakan terhadap travel gelap ini tidak dibatasi waktu. “Jadi bukan hanya saat larangan mudik kita laksanakan razia, namun kapanpun kita bisa melakukan kegiatan tersebut,” katanya kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Karena memang jelang hari raya lebaran, kemudian ada instruksi dari pemerintah berkaitan dengan larangan mudik maka pihaknya semakin gencar melaksanakan kegiatan razia travel gelap ini.

Adapun yang menjadi dasar yakni UU Nomor 22 tahun 2009 Pasal 308 akan dipidana kurungan paling lama 2 bulan, atau denda paling banyak Rp 600 ribu.

Penjelasan dari pasal tersebut yaitu setiap orang yang memberikan kendaraan bermotor yang tidak memiliki izin penyelenggaraan angkutan orang dalam trayek, itu di pasal 173 ayat 1 a.

Kemudian tidak memiliki penyelanggaraan angkutan orang tidak dalam trayek, dan tidak memiliki izin penyelenggaraan pengangkutan barang khususnya alat berat sebagaimana dimaksud Pasal 173 ayat 1 huruf c.

Selain itu menyimpang dari izin yang ditentukan.

“Artinya apabila travel tersebut tidak memiliki izin trayek, maka dianggap travel itu travel gelap, artinya tidak memiliki izin trayek yaitu ada perbedaan antara pelat hitam dan plat kuning. Yang legal plat kuning,” katanya.

Sebanyak 22 unit travel tersebut diamankan dari hasil razia sejak sepekan terakhir. “Alhamdulillah dari jajaran Polres Metro Depok sudah menangkap 22 barbuk (barang bukti) travel gelap yang mana memang travel gelap ini kita amankan dan kita tilang. Sidangnya nanti setelah lebaran,” kata dia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *