Mengejutkan ! PKS Tak Usung Idris di Pilkada Depok 2020

Ketua DPD PKS Kota Depok dalam konfrensi pers yang digelar di Kantor DPD PKS Depok, Margonda, Selasa 21 januari 2020.

Inilahdepok – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok. Tak akan mengusung kembali walikota petahana, Mohammad Idris dalam pilkada, 23 September mendatang.

“Kami berbicara calon walikota dari PKS, itu clear. Dan ketiga nama bakal calon inilah yang akan kami dorong untuk diuji publik termasuk kami dorong juga untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas. Ya tidak (mengusung lagi petahana,red),” Terang Hafid Nasir, Ketua DPD PKS Kota Depok dalam konfrensi pers yang digelar di Kantor DPD PKS Depok, Margonda, seperti dikutip jurnaldepok Selasa 21 januari 2020.

Dia menjelaskan, bahwa DPD PKS akan fokus terhadap kandidat bakal calon walikota dari internal PKS sendiri, yang kini telah mengerucut tiga nama yakni Hafid Nasir, Imam Budi Hartono dan T Farida Rachmayanti.

“Petahana bukan tanggungjawab kami dan kami tidak fokus terhadap petahana, melainkan fokus kami kepada tiga kandidat di internal kami yang nanti salah satunya ditetapkan menjadi calon walikota,” jelas dia.

Hafid menegaskan, bahwa PKS akan mengusung kader internalnya sendiri untuk maju sebagai walikota pada pilkada yang akan datang.

“Dengan begitu dalam beberapa bulan kedepan ketiga nama bakal calon dari internal kami akan meroket elektabilitas dan popularitasnya. Ini sudah terbukti ketika kami mengusung calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung oleh PKS dan Gerindara. Berkat kerja keras teman-teman di struktur mudah-mudahan hal yang sama juga akan terjadi di pilkada Depok,” papar dia.

Sebelumnya, Hafid mengungkapkan bahwa Idris akan diusung oleh PKS menggunakan jalur khusus pada pilkada mendatang. Hal itu disebabkan Idris dianggap memiliki kinerja yang baik dalam memimpin Kota Depok.

“Ini juga sudah terpenuhi berbagai macam bentuk seperti beasiswa kepada warga tidak mampu bagian janji kampanye. RSUD wilayah timur akan terbangun pada tahun 2021 dan alun-alun diharapkan terbangun sampai 100 persen,” tutur Hafid.

Hal senada juga pernah disampaikan oleh Ketua Bidang BP3 (Biro Pemenangan Pemilu dan Pilkada) DPD PKS Depok, Muttaqin. Ia mengatakan, PKS sudah semakin mantap untuk mengusung kembali Mohammad Idris dalam pilkada mendatang.

“Pak Idris berpeluang besar akan dicalonkan lagi sebagai Walikota Depok. Hal ini karena popularitas beliau masih tetap tinggi, bahkan semakin menanjak terus. Popularitas ini biasanya berbanding lurus dengan elektabilitas. Artinya ketika popularitas naik elektabilitasnya juga naik,” jelasnya.

Jika ada upaya untuk memdowngrade memang ada dan wajar, dan itu malah mengangkat popularitas dia (Idris).

“PKS juga tidak ingin figur yang diorbitkan setelah jadi dibajak orang. Kalau ada kekurangan sudah pasti semua orang ada kekurangannya,” kata dia.

Kader-kader PKS, imbuhnya, menginginkan calon wakilnya diambil dari kader PKS pula atau dari kalangan birokrat yang telah berpengalaman.

Termasuk yang belum lama, Ketua Dewan Syariah DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), KH Surahman Hidayat mengungkapkan, peluang walikota petahana, Mohammad Idris untuk diusung kembali oleh PKS sangatlah besar.

“Beliau sudah memiliki pengalaman yang baik dan sukses. Tentu harapannya akan lebih sukses lagi,” kata dia(ird/id*)

LEAVE A REPLY