TNI Tegaskan Kapal China Tinggalkan Perairan Natuna

Apel Siaga Pasukan TNI di perairan Natuna ( twitter@puspen_tni)

Inilahdepok Nasional – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono menegaskan bahwa kapal China sudah meninggalkan zona wilayah ZEE Indonesia yang terdapat di Natuna Kepulauan Riau.

“Dari hasil patroli udara maritim jam 14.00 WIB dan dari komandan KRI yang telah menghalau kapal China yang ada di wilayah Indonesia. Posisi hari ini sudah di luar ZEE, di luar Natuna,” tegas Yudo Margono seperti dikutip dari Antara, Minggu 12 Januari 2020.

Pihaknya mengaku dibutuhkan penegasan untuk meluruskan berita simpang siur yang beredar di masyarakat indonesia terkait Natuna.

Dari pantauan layar Puskodal, menunjukkan kapal-kapal China telah ke luar dari ZEE Indonesia. Informasi itupun ditindaklanjuti oleh awak pesawat Boeing 737 yang diminta cek langsung dan hasilnya, kapal asing (china )itu sudah diposisi 200 mill, diluar batas terluar ZEE.

Kondisi di Natuna hanya bisa dikonfirmasi melalui deteksi yang dilakukan pesawat Boeing 737 dan KRI yang langsung mengusir kapal China di perairan.

Ia mengatakan deteksi dilakukan dari udara melalui Boeing yang bekerja sama dengan KRI yang bertugas mengusir.

Selanjutnya, sebagai penjagaan KRI dan pesawat terus akan menjaga perairan ZEE Indonesia.

“Tujuh KRI akan operasi rutin setiap hari, harus ada unsur yang jaga supaya tidak kembali masuk,” ujar dia. Kapal RI akan bergantian melakukan patroli pada zona ZEE Indonesia.

Hasil pantauan Puskodal dilanjutkan menggunakan pesawat dan kemudian ditindaklanjuti KRI. Penjagaan di Natuna akan dilaksanakan terus menerus selama 24 jam dalam sehari.

KRI yang siaga ada 7, begitu 3 KRI masuk untuk pengisian bahan bakar dan pembekalan ulang, maka 4 KRI akan keluar. Hal itu dilakukan agar tidak ada kekosongan penjagaan.

“Tidak ada batas waktu. Operasi sepanjang tahun untuk menjaga perairan kita di Natuna,” tutur dia.(is/id/L6**)

LEAVE A REPLY