- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Wiranto Kena Tusuk, Pengamanan Presiden Jokowi Tak Ditingkatkan

  • Bagikan
Wiranto Kena Tusuk, Pengamanan Presiden Jokowi Tak Ditingkatkan

Inilahdepok.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto diserang seorang pria dengan menusuk saat ada di kawasan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Namun, adanya peristiwa itu tak membuat adanya peningkatan keamanan terhadap Presiden Joko Widodo.

“Tak perlu. Kami kan standar sudah high risk. Kalau kami enggak tahu kondisinya gimana, harusnya bisa diantisipasi,” terang Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen Maruli Simanjuntak saat dihubungi, Kamis (10/10/2019).

Menurut dia, Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres sudah memiliki SOP dalam melakukan pengawalan terhadap Jokowi. Meskipun mantan Gubernur DKI Jakarta itu kerap menyapa dan bersalaman langsung dengan warga saat kunjungan ke daerah, dan masalah itu sudah diantisipasi oleh Paspampres.

“Kami sudah hitung, semua ada SOP-nya. Ya kalau kami saat dropping (Presiden Jokowi) harusnya sudah clear,” papar Maruli.

Dia pun memastikan tak ada penambahan pasukan untuk pengawalan presiden, usai peristiwa penyerangan terhadap Wiranto siang tadi. Maruli berharap peristiwa yang dialami Wiranto tak menimpa Jokowi.

“Tidak ada. Kami sudah siaga dan mudah-mudahan tak terjadi ya,” ujar dia.

Ditusuk Senjata Tajam
Seperti diberitakan, Menko Polhukam Wiranto jadi korban penusukan saat kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis siang.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Saat itu, Wiranto baru sampai di lokasi untuk menghadiri acara pembekalan mahasiswa ketika seorang laki-laki tak dikenal berusaha menusuknya.

“Peristiwa spontan. Ketika menuju mobil, ada masyarakat minta salaman. Beliau (Wiranto) menyalami. Dalam waktu singkat seorang yang diduga pelaku langsung menusukkan benda tajam. Kapolsek ada di tempat alami luka di punggung. Wiranto juga alami luka di tubuh bagian depan,” tutur Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

id/sumber liputan6

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *