- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Spaduk Khilafah Islamiyah Berlogo PKS, 10.000 Persen Bukan dari PKS

  • Bagikan
DICOPOT : Kader PKS Depok mencopot spanduk Khilafah Islamiyah berlogo PKS yang terpasang di Jembatan Penyeberangan Depok Town Square-Margo City.

Inilahdepok.id- Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Supariyono membantah keberadaan spanduk Khilafah Islamiyah berlogo PKS yang terpasang di Jembatan Penyeberangan Depok Town Square-Margo City.

“Sudah saya perintah untuk di copot. Itu saya pastikan, spanduk tersebut bukan produk PKS,” ujar Suparyono di Balai Kota Depok, Sabtu (28/4).

Sebuah spanduk berlogo PKS bertuliskan #2019 Membawa Misi Merubah Demokrasi Menjadi Sistem Khilafah Islamiyah terbentang di Jembatan Penyeberangan Depok Town Square-Margo City, di Jalan Margonda Depok.

Namun, PKS tidak akan mengambil langkah hukum terhadap pembuat dan pemasang spanduk itu.

“Itu jelas black campaign. Kami tidak pernah membuat atau memproduksi spanduk tersebut, saya jamin seribu persen. Nggak perlu lapor polisi,” tegas Wakil Ketua DPRD Depok ini.

Bahkan dirinya sudah mengintruksikan kepada kader untuk segera mencopot spanduk tersebut.”10.000 persen itu bukan PKS yang pasang spanduk itu,” ucap dia tegas.

Masih di lokasi yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jabar dari Fraksi PKS, Imam Budi Hartono menegaskan pihaknya sangat menyayangkan adanya spanduk yang mengatasnamakan PKS tersebut.

“Ini tahun politik, jadi ada upaya ingin mendiskreditkan PKS. Kami tetap komit dengan NKRI,” ucap dia.

Secara terpisah, Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPD PKS Depok Mutaqin mengatakan, spanduk tersebut jelas ada oknum yang ingin menyudutkan PKS.

Pemasangan spanduk itu kata dia, dipasang ditempatkam terlarang. Bisa-bisa PKS diamggap diberi hak istimewa oleh Pemda Depok

“Alhamdulillah, spanduk tersebut sudah kami copot. Saya sangat menyayangkan pihak-pihak yang memasang spanduk ilegal seperti itu,” ulasnya.

Menurut dia, oknum yang memasang spanduk tersebut mungkin menujukan kepanikan merèka dengan beredarnya tagar #2019 ganti presiden.

“Ada yang takut, lalu mengajak orang lain untuk bersama-sama takut. Nyari temen. Gitulah. Dengan spanduk itu mereka mau menakuti-nakuti masyarakat bahwa PKS pada tahun #2019 akan mengganti negara Demokrasi dengan Khilafah Islamiyyah,” kata dia.

PKS Depok beragapan spanduk itu menyerahkan kepada masyarakat sebab masyarakat sudah cerdas.

“Saya yakin masyarakat tidak akan terpengaruh dengan provokasi semacam itu,” tutupnya. (ctr/id)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *