- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Prediksi ‘Bentrok’ Lagi di Pilpres 2019, Inilah Persiapan Jokowi dan Prabowo

  • Bagikan
Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, saat melakukan kunjungan ke Istana Negara

Inilahdepok.id – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah resmi maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sedangkan Joko Widodo (Jokowi) telah lebih dulu diusung jadi capres oleh lima partai politik diantaranya PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, serta Partai Nasdem.

Dengan majunya Jokowi dan Prabowo, bisa dipastikan ‘bentrok’ 2014 terulang kembali pada 2019, catatanya jika tak ada capres yang lain.

Lalu, strategi apa bakal digunakan kedua capres tersebut untuk memenangi Pilpres 2019? Akankah keduanya mengulang strategi lama?

Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengungkapkan, dibanding pada pemilu sebelumnya, Jokowi pasti lebih siap menghadapi Pilpres 2019.

“Bila lima tahun lalu Pak Jokowi aja sudah siap dan menang, tentu dalam kontestasi 2019 Pak Jokowi akan semakin siap,” kata Hendrawan kepada awak media di Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Dia mengibaratkan Jokowi pada Pilpres 2019 adalah seorang olahragawan yang sudah matang dan memiliki stamina prima. Bahkan telah mengantongi kemampuan membaca langkah dan gerakan lawan dengan lebih baik.

“Penguasaan data lebih bagus, pokoknya lebih siap pada semua dimensi kontestasi. (Jokowi) Ibarat olahragawan, 2019 merupakan puncak kematangan seorang pemain,” terang

Sementara, Wakil Sekjen Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, Prabowo merupakan pemimpin yang konsisten serta memiliki konsep yang jelas.

“Menurut saya secara pribadi Pak Prabowo orang yang memiliki bobot, bibit, dan bebet yang baik. Beliau juga pemimpin yang konsisten dalam perjuangan-perjuangannya,” papar Riza.

Tidak hanya itu, Politisi senayan ini menjelaskan, mantan Danjen Koppasus itu cerdas dan berwawasan luas, serta suka berdiskusi atau berdialog dengan banyak tokoh.

“Jadi Beliau meyakini terhadap konsep yang dimiliki akan mampu mempermudah konsep pembangunan bangsa ke depan. Dan Beliau ada kekhawatiran dengan bangsa yang kaya dan besar ini, sehingga harus dapat dikelola secara baik dengan konsep yang komprehensif,” tutup Riza.(ctr/id/l6**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *