- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Pengelolan Pakir Dikelola Pemkot Baru Tujuh Titik

  • Bagikan
Prihatin Terminal Jatijajar Terbengkelai
Inilahgdepok.id- Pengelolan pakir di Kota Depok masih terbilang masih sedikit untuk menambahkan pendapatan daerah yang dikelola Pemerintah Kota Depok. 
Berdasarkan Surat Keputusan Walikota Depok bahwa lahan pakir yang dikelola Pemkot Depok yakni Dinas Pergubungan (Dishub) Depok baru tujuh titik. 
“Ini bentuknya retribusi parkir sesuai SK Walikota Depok, tempatnya seperti di  Balaikota, RSUD,  Pasar Cisalak, Pasar Agung, Pasar Sukatani, Pasar Pal,  dan kantor Dishub,” sebut Kepala Dishub Depok, Dadang Wihana.
Ditanya jumlah pendapatan retribusi pakir setiap tahunya, Dadang mengaku belum bisa menyebutkan  secara detail.
“Saya beluml masuk ke urusan perparkiran dulu selama  sembilan hari masih konsolidasi masalah aktual yang dibutuhkan warga. Kita harus buka data dulu,” beber Dadang yang baru menjabat Kadishub Kota Depok ini.
Konsolidasi internal ini sebut dia, seperti dilaksanakannya penempatan personil di perempatan jalan kawasan Kecamatan Cinere.
Kata dia, selama ini tidak ada anggota Dishub untuk mengatur lalu lintas antara lain di Persimpangan Dinasty dan Jalan Bandung, dan Jalan Raya Cinere.
Dalam hal pakir  juga dia, akan meningkatkan dan mengontrol retribusi pakir yang dikelola Dishub Depok. Ia menegaskan, soal pakir ini ada dua yakni retribusi dan pajak, jadi harus dibedakan.
“April untuk pakir Insya Allah minggu ketiga digarap,” ucap Dadang mantan Kepala Kesbangpol Depok ini.
Terpisah Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Depok Qurtifa Wijaya, mengatakan, untuk pakir dalam segi pajak melebih target pada 2017 dari Rp 10,3 miliar.
“Pajak pakit over target, di 2017 capai Rp 10, 8 miliar. Atau 104, 48 persen,”  ucap Qurtifa singkat.(ctr/id)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *