- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Weeh…..Syahrini Dibiayai First Travel 1M

  • Bagikan
Weeh.....Syahrini Dibiayai First Travel 1M

Inilahdepok.id – Sidang ketujuh kasus First Travel hari ini digelar di Pengadilan Negeri Depok. Sidang hari ini menghadirkan lima orang saksi. Mereka adalah Pramana Samsyul, Febrian Pratama, Slamet Santoso, Regiana Azahrah dan Andrian Darmaji. Dari kelima saksi itu, tiga orang adalah calon jemaah dan du orang mantan pegawai.

Dalam fakta persidangan terungkap bahwa artis Rini Fatimah Jaelani alias Syahrini pernah ikut dalam perjalanan travel milik Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan itu.‎ Terungkap bahwa First Travel membiayai perjalanan Syahrini dengan total pembayaran Rp 1 Miliar. ‎ Syahrini saat itu berangkat bersama 11 orang keluarganya. “Berangkat Maret sampai April 2017 dengan 11 orang keluarganya,” kata Regiana Azahrah saksi sekaligus mantan corporate secretary First Travel.

Syahrini dibiayai untuk memberangkatkan dirinya dan 11 orang keluarganya. Disana dia mendapat fasilitas antara lain gratis enam tiket bisnis dan 12 paket umroh. Namun disebut pula ada biaya yang dibayarkan Syahrini pada First Travel sebesar Rp 190 juta. Namun tidak dirinci biaya itu digunakan untuk apa. “Dia bayar Rp 190 juta untuk setoran,” ucapnya.

Dijelaskan dia bahwa First Travel mulai berjejaring dengan kalangan artis dalam rangka promosi sejak tahun 2017. Saat itu yang pertama kali diajak adalah almarhumah Julia Perez. Diketahui pula bahwa saat itu almarhum dalam kondisi sakit dan sangat ingin berangkat umroh. “Januari 2017, almarhumah Jupe berangkat umroh bersama orangtuanya, manajer ditambah dengan artis Ria Irawan dengan suami. Fasilitas yang diberikan gratis untuk Jupe berupa umrah dan travel ke Mesir,” tukasnya.

Dikatakan bahwa pihak First Travel tidak memberikan pembayaran pada para artis. Tetapi yang dilakukan hanya kerjasam biasa saja. “Tidak ada pembayaran yang dilakukan FT. Itu hanya kerjasama aja,” katanya.

Selain nama Syahrini ada juga sederet artis lainnya yang dibiayai First Travel. Sebut saja Vicky Vernita Yodhasoka alias Vicky Shu yang telah bersaksi pekan lalu. Kemudian terungkap pula sederet nama lain. Yaitu almarhum Julia Perez, Merry Putrian dan Ria Irawan. Dari sederet nama itu, Syahrini lah yang paling besar dibiayai oleh First Travel. Artis yang selalu tampil cetar itu dibiayai hingga Rp 1 miliar. “Almarhum Jupe Rp 400 juta, Ria Irawan Rp 200 juta, Vicky Shu Rp 108 juta dan Merry Putrian Rp 54 juta,” kata Regina.

Syahrini dibiayai untuk memberangkatkan dirinya dan 1 1 orang keluarganya. Disana dia mendapat fasilitas antara lain gratis enam tiket bisnis dan 12 paket umroh. Sedangkan almarhum Jupe mendapat enam paket VIP senilai Rp 400 juta. “Ria Irawan berangkat bersamaan dengan almarhum,” tukasnya.

Sementara itu dalam sidang juga diperlihatkan sederet aksesoris mewah milik terdakwa. Dimeja jaksa tersusun sederet kacamata, jam dan sabuk bermerk. Saking banyaknya mewah milik terdakwa, maka sebagian diletakkan di kardus. Di meja sendiri terdapat 21 kacamata dengan berbagai merk. Kemudian belasan unit jam tangan serta sabuk.

Dari jejeran barang itu terdapat merk Guest, Louis Vuitton, Apple Watch. Kemudian ada pula kacamata yang diletakkan di kardus. Selanjutnya adalah deretan tas bermerk yang disimpan dalam koper hitam. Salah satunya adalah tas bermerk Hermes yang sempat disusun diatas koper. Dari jejeran barang itu terdapat merk Guest, Louis Vuitton, Apple Watch. Barang bukti yang diamankan jaksa sekitar seribu buah. “Termasuk baju yang dibawa dari butik Anniesa di Kemang,” kata JPU, Heri Jerman.

Sementara itu ditanya soal ketidakhadiran Syahrini, ditegaskan bahwa pihaknya akan terus memanggil hingga tiga kali. Jika tidak diindahkan juga maka pihaknya akan memanggil paksa. “Kabar dari manajemen Syahrini sedang ada di Eropa. Kita akan jadwalkan dia dengan saksi lainnya pada 2 April,” pungkasnya.

Tiga bos First Travel didakwa melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang dengan tidak memberangkatkan 63.310 calon jemaah umroh dengan kerugian Rp 905 miliar. Mereka dituduh melanggar Pasal 378 KUHP juncto pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP dan Pasal 3 Undang – Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.(cz/id_

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *