- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Sahat PDIP: Depok Tak Aman Bagi Perempuan

  • Bagikan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Kembali Terjadi di Depok

inilahdepok.id – Viral Peremasan payudara oleh pria pengendara motor kepada perempuan pejalan kaki, jelas menambah daftar ketidakamanan dan ketidaknyamanan kota Depok.

Pelaku sudah dilaporkan dan ditangani pihak kepolisian namun hanya dikenai pasal dugaan Merusak Kesopanan di Muka Umum.

Sahat Farida Berlian, Ketua Bidang Perempuan dan Anak PDI Perjuangan Depok mengherankan sikap kepolisian.

“Ini polisi sangat tidak punya perspektif, jelas itu penyerangan fisik, kenapa hanya memasukkan pasal merusak kesopanan di muka umum?” Ketus wanita yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok ini.

menurut dia, Yang kerap mendapatkan perlakuan seperti itu jelas perempuan, karena payudara salah satu pembeda fisik laki-laki dan perempuan.

“Itu polisi terima ga kalau korbannya itu adalah anak perempuannya atau istrinya atau keluarganya? Kok bisa pelaku hanya dikenai dugaan pasal merusak kesopanan di muka umum? kata dia. kepada inilahdepok.id (17/1)

Dia menambahkan, pelaku bisa dijerat dengan pasal 352 KUHP, meski dianggap ringan, namun penyerangan ini termasuk dalam kekerasan fisik yang khas menimpa perempuan. Bisa juga dikenai pasal 281 KUHP dengan pidana 2 tahun 8 bulan bui.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok, Sahat Farida Berlian bersama anggota Kodim dan Kepolisian Depok usai Sidang Paripurna

Tubuh perempuan itu bukan mainan, seenaknya saja main remas-remas, kata dia, Polisi harus tahu, bahwa luka akibat peremasan bisa saja tidak terlihat, tapi bagaimana dengan trauma yang dialami korban. Takut berjalan atau keluar sendirian, bisa juga hal ini menimbulkan ketakutan pada perempuan-perempuan lain, karena pelaku hanya dikenai pasal merusak kesopanan di muka umum.

Sahat menyatakan siap mendampingi korban untuk mendapatkan keadilan hukum yg patut.(ctr/id)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *