- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Pelaku Seorang Duda Peras Payudara Diamankan Polresta Depok

  • Bagikan
MENJELASKAN : Kanit Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis menjelaskan pelaku peremas payudara di Jalan Kuningan, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Bejipada 12 Januari, yang viral di media sosial belum lama ini.

Inilahdepok.id– Pelaku peremas payudara seorang perempuan viral di media sosial yang korbanya bernama Raden Amanda Febriana (21) berhasil diamankan anggota Polresta Depok pada Kamis, (11/1) malam di kediamanya kawasan Kecamatan Cimanggis.

Aksi pelecehan seksual itu terjadi di Jalan Kuningan, RT1/18 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

Pelaku adalah seorang duda berinisial
IST (29) karyawan swasta warga Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis.

Keterangan dari Polresta Depok pelaku melakukan aksinya spontan karena melihat tubuh korban dari belakang.

Lalu memeras payudara korban sebelah kanan. Kejadian itu terjadi pada Kamis (11/1) sekitar 14.30 wib.

Kondisi jalan yang sepi pelaku melihat korban yang hendak menuju Stasiun Pondok Cina berjalan kaki tiba-tiba tersangka datang menghampiri pelapor menggunakan sepeda motor.

“Lansung memengang buah dada korban,” kata Kanit Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis, di kantornya, Selasa (16/1).

Pelaku kata Putu seorang duda baru ditinggal meninggal istrinya tahun lalu dan sudah berhenti bekerja sejak November tahun lalu.

Dari pengakuan pelaku melakukan aksinya karena iseng secara spontan. Tersangka selanjutnya pergi mengunakan sepeda motor. ” Atas kejadian ini korban melaporkan perkaranya ke Polresta Depok,” ucapnya.

Aksi pelecehan seksual ini Polresta Depok mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor berplat
B.3720.EAO berikut STNK, satu buah helm dan satu pasang sepatu.

Pelaku sambung Putu dikenakan tindak pidana pelecehan seksu dikenakan Pasal 281KUHP. ” Pelaku berinisial IST terancam hukuman dua tahun dua bulan penjara,” tegas Putu.

Masih dilokasi IST mengklaim melakukan aksinya spontanitas dan iseng. Ia menyesal melakukan aksi ini dan meminta maaf kepada korban dan keluarganya.

“Saya nyesel,” ucap Ist sambil menutupkan wajahnya.

Lalu dia mengatakan, aksi pelecehan seksual ini dilakukab hanya iseng melihat tubuh korban yang berjalan.

“Lihat tubuh korban saya langsung pegang buah dadanya,” ucap dia menyesal. (ctr/id)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *