- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Posyandu dan Posbindu Dibantu Rp4,5 Miliar

  • Bagikan
Ilustrasi

Inilahdepok.id– Sebanyak 1.015 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan 704 Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) se- Kota Depok pada 2017 digulirkan dana penguatan. Dana itu diberikan Pemkot Depok sebesar Rp 4,5 miliar.

“Masing -masing Posyandu dapat Rp3,5 juta dan Posbindu Rp 1,7 juta,” kata Kepala DPAPMK Kota Depok Eka Bachtiar,kepada Inilahdepok.id, Selasa (5/12).

Dijelaskan Eka, bantuan penguatan bagi pegurus Posyandu dan Posbindu berupa uang ini untuk kegiatan di masyarakat seperti, melakukan kegiatan penimbangam balita dan pemberian makanan tambahan.

Masih dilokasi Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengajak segenap kader Posyandu di Kota Depok untuk memperhatikan tiga komponen penting dalam pengelolaan Posyandu yakni integritas, sinergitas, dan kapasitas diri.

Tiga komponen itu diharapkan Posyandu tidak hanya bermanfaat bagi ibu dan balita saja, tapi juga seluruh lapisan masyarakat di Kota Depok.

“Konsep pelayanan saat ini multifungsi tidak hanya bagi ibu dan anak, tapi keluarga bahkan lansia. Tentunya 3 komponen itu harus dipunya kader Posyandu, khususnya para ketua Posyandu,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan, ketua dan kader Posyandu juga harus berintegritas karena itu merupakan modal dasar tercapainya tingkat partisipasi masyarakat yang datang ke Posyandu. Selain itu, dengan kapasitas yang mumpuni, para kader dan ketua Posyandu akan dapat memberikan pencerahan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada masyarakat sekitar Posyandu.

“Sinergitas dengan kecamatan, kelurahan, LPM, maupun Perangkat Daerah (PD) pun sangat dibutuhkan untuk perkembangan dan penguatan peran Posyandu. Serta sinergi dengan dunia usaha, karena Posyandu tidak bisa sepenuhnya hanya mengandalkan dana dari pemerintah saja,” katanya.

Dirinya juga berharap, para kader Posyandu juga harus terlibat sebagai kader perubahan dari sisi lingkungan dan kebersihan. Menurut dia, kebersihan sudah dimulai dari rumah, lingkungan, dan berlanjut ke tingkat kecamatan. Dengan upaya itu, bukan tidak mungkin akan tercipta Kota Depok yang sehat dan bersih.

“Kader Posyandu harus jadi kader perubahan, perubahan bagi wilayah dan lingkungannya yang lebih sehat dan bersih,” tandasnya. (ctr/id)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *